Internasional

Kerugian AS Rp817 Miliar dalam 1 Bulan Perang Iran: Jet hingga Radar Hancur

Elvan Rizki Elvan Rizki 03 Apr 2026 07:27 48 Views
Kerugian AS Rp817 Miliar dalam 1 Bulan Perang Iran: Jet hingga Radar Hancur

Kerugian AS Rp817 Miliar dalam 1 Bulan Perang Iran: Jet hingga Radar Hancur

JAVASCORNER.CO.ID, WASHINGTON - Amerika Serikat mengalami kerugian militer mencapai 4,83 miliar dolar AS atau sekitar Rp817 triliun selama bulan pertama konflik bersenjata dengan Iran. Perhitungan kantor berita Turki Anadolu mengungkapkan, aset-aset canggih seperti pesawat mata-mata, jet tempur, dan sistem radar pertahanan menjadi korban serangan Iran dan insiden operasional.

Kerugian Pesawat dan Drone

Pesawat mata-mata Boeing E-3G Sentry AWACS senilai 500 juta dolar AS hancur total akibat serangan Iran di Pangkalan Udara Prince Sultan, Arab Saudi, pada 27 Maret 2026. Bukti visual menunjukkan pesawat dengan kemampuan peringatan dini dan kendali udara ini tidak dapat diperbaiki lagi.

AS juga kehilangan pesawat tanker KC-135 Stratotanker yang jatuh di Irak, menewaskan seluruh enam awaknya. Tiga unit KC-135 lainnya turut hancur dalam serangan di pangkalan yang sama. Biaya penggantian keempat pesawat tanker diperkirakan mencapai 320 juta dolar AS setelah disesuaikan dengan inflasi.

Drone MQ-9 Reaper Jatuh

Pejabat AS mengkonfirmasi 12 drone MQ-9 Reaper ditembak jatuh selama konflik. Laporan intelijen sumber terbuka mencatat tiga drone tambahan hancur, sehingga total menjadi 15 unit. Dengan harga per unit sekitar 30 juta dolar AS, kerugian dari drone ini mencapai 450 juta dolar AS.

Pada 24 Maret, drone FPV yang menargetkan bekas pangkalan AS Camp Victory di Irak menghantam helikopter UH-60M Black Hawk senilai 20 juta dolar AS. Insiden ini memperparah daftar kerugian udara Amerika.

Insiden Jet Tempur di Kuwait

Tiga jet tempur F-15E Strike Eagle jatuh di Kuwait karena insiden tembakan salah sasaran yang melibatkan pertahanan udara negara tersebut. Meski keenam pilot berhasil selamat, pesawat-pesawat senilai 282 juta dolar AS itu hancur dan memerlukan penggantian penuh.

Satu jet tempur siluman F-35 juga terkena tembakan dan terpaksa melakukan pendaratan darurat. Biaya perbaikan atau penggantian pesawat canggih ini diperkirakan mencapai 100 juta dolar AS, menambah beban finansial Pentagon.

Kerusakan Sistem Radar Pertahanan

Komponen radar AN/TPY-2 milik sistem pertahanan rudal THAAD mengalami kerusakan di Uni Emirat Arab, Yordania, dan Arab Saudi. Kerugian dari insiden ini diperkirakan bernilai 2 miliar dolar AS, menjadikannya salah satu kerusakan termahal dalam konflik.

Citra satelit yang dianalisis berbagai media menunjukkan empat radar AN/TPY-2 terkena serangan di lokasi-lokasi strategis tersebut. Tingkat kerusakan spesifik masih dalam penyelidikan, namun dampaknya terhadap kemampuan pertahanan udara AS di kawasan cukup signifikan.

Radar Peringatan Dini Rusak

Radar peringatan dini AN/FPS-132 senilai 1,1 miliar dolar AS di Pangkalan Udara Al Udeid, Qatar, juga rusak akibat rudal Iran pada 28 Februari 2026. Otoritas Qatar telah mengkonfirmasi kerusakan pada aset vital ini, yang berfungsi sebagai mata dan telinga pertahanan udara Amerika di Teluk Persia.

Kerusakan radar-radar canggih ini membatasi kemampuan deteksi dini AS terhadap serangan udara dan rudal, memberikan keunggulan taktis temporer kepada Iran dan sekutunya di kawasan.

Analisis Dampak Kerugian

Total kerugian 4,83 miliar dolar AS dalam sebulan mencerminkan intensitas konflik yang melibatkan aset-aset militer bernilai tinggi. Angka ini belum termasuk biaya operasional, logistik, dan penggantian personel yang mungkin jauh lebih besar.

Kerusakan pada sistem radar pertahanan dan pesawat peringatan dini merupakan pukulan terberat bagi kemampuan intelijen dan pertahanan udara AS. Pemulihan aset-aset ini memerlukan waktu bertahun-tahun dan anggaran tambahan yang signifikan.

Ahli pertahanan menilai kerugian ini akan mempengaruhi postur militer AS di Timur Tengah dalam jangka menengah. Pentagon mungkin perlu meninjau ulang strategi penempatan aset dan meningkatkan sistem pertahanan aktif di pangkalan-pangkalan regional.

Konflik yang berlarut-larut berpotensi meningkatkan kerugian material lebih lanjut, sementara tekanan politik domestik terhadap biaya perang terus menguat. Respons AS terhadap kerusakan ini akan menentukan perkembangan konflik di bulan-bulan mendatang.

Elvan Rizki

// Verified Author

Elvan Rizki

Staff Redaksi

Spesialis konten media siber dan publikasi Google News.

▸ TAG TOPIK

#AS Iran perang #kerugian militer AS #jet tempur hancur #radar THAAD rusak #konflik Timur Tengah

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner