Internasional

Kilang Minyak Haifa Rusak Parah Usai Serangan Rudal Iran

Dimas Putra Dimas Putra 21 Mar 2026 05:13 102 Views
Gas berlebih dibakar di kilang minyak Bazan di kota Haifa, Israel utara, pada larut malam tanggal 19 Maret 2026

Gas berlebih dibakar di kilang minyak Bazan di kota Haifa, Israel utara, pada larut malam tanggal 19 Maret 2026

JAVASCORNER.CO.ID, HAIFA - Kilang minyak Bazan di Haifa, Israel utara, mengumumkan kerusakan tambahan pada fasilitasnya setelah serangan rudal Iran pada Kamis, 19 Maret 2026. Perusahaan menyatakan sebagian besar produksi tetap beroperasi, namun perbaikan infrastruktur eksternal yang rusak membutuhkan waktu beberapa hari.

Kerusakan Infrastruktur

Dalam pengajuan regulasi ke Bursa Efek Tel Aviv, Bazan mengungkapkan kerusakan terjadi pada infrastruktur eksternal milik pihak ketiga. Fasilitas ini terletak di luar lokasi kilang namun vital untuk operasional.

Dokumen tersebut menyebut dampak awal terbatas pada saluran listrik dan area terbuka di dekat gedung manajemen. Tidak ada korban luka dalam insiden ini.

Respons Pemerintah

Menteri Energi Israel Eli Cohen menyatakan tidak ada kerusakan signifikan pada infrastruktur utama. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah serangan terjadi.

Cohen menekankan sebagian besar fasilitas produksi sudah aktif kembali. Proses pengaktifan sisanya masih berlangsung.

Pernyataan Resmi Bazan

Perusahaan mengonfirmasi melalui pernyataan tertulis:

  • Kerusakan memengaruhi infrastruktur eksternal
  • Perbaikan memerlukan waktu beberapa hari
  • Operasional utama tetap berjalan

Desakan Penutupan

Avihu Han, Wakil Walikota Haifa, mendesak pemerintah menutup kilang sesegera mungkin. Han juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Kota-kota Teluk Haifa untuk Perlindungan Lingkungan.

"Kita tidak bisa terus bermain-main dengan nyawa dan keamanan warga," tegasnya. Menurut Han, insiden ini membuktikan keberadaan kilang di jantung kota metropolitan merupakan kegagalan kebijakan.

Argumentasi Keamanan

Han merujuk pada keputusan pemerintah untuk beralih ke impor dan penyimpanan distilat minyak bumi di lokasi lebih aman. Desain baru ini dianggap mengurangi risiko bagi penduduk.

Riwayat Serangan

Ini bukan pertama kalinya Bazan menjadi target. Selama perang Juni 2025 dengan Iran, tiga pekerja tewas dalam kebakaran pasca serangan rudal.

Fasilitas ini selama bertahun-tahun terancam serangan dari kelompok seperti Hizbullah di Lebanon. Menara pendingin khasnya menjadi landmark rentan di Teluk Haifa.

Operasi Pemulihan

Dua belas tim pemadam kebakaran dan penyelamatan dikerahkan setelah serangan. Mereka melakukan pemindaian ekstensif dan memadamkan api di lokasi.

Petugas juga memutus pasokan listrik ke fasilitas. Operasi pendinginan dan pemeriksaan bahan berbahaya dilaksanakan secara menyeluruh.

  1. Pemindaian area terdampak
  2. Pemutusan pasokan listrik
  3. Pemadaman titik api
  4. Pemeriksaan bahan berbahaya

Konflik Regional

Iran secara konsisten menargetkan infrastruktur energi Israel dan negara Teluk sejak konflik dimulai. Serangan balasan Israel terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026.

Israel menyerang ladang gas alam lepas pantai South Pars di Provinsi Bushehr, Iran. Operasi ini dikoordinasikan dengan Amerika Serikat.

Eskalasi Militer

Konflik energi menjadi bagian dari dinamika perang lebih luas. Kedua belah pihak saling menargetkan aset strategis untuk memperlemah kapasitas ekonomi dan militer lawan.

Rencana Relokasi

Pemerintah Israel memutuskan merelokasi fasilitas Bazan pada 2030. Rencana ini muncul setelah tekanan bertahun-tahun dari warga dan aktivis lingkungan.

Pekerjaan pemindahan tangki minyak besar dijadwalkan dimulai tahun ini. Lokasi baru diharapkan lebih aman dan mengurangi polusi.

Kekhawatiran Lingkungan

Penduduk lokal lama mengeluhkan polusi berat dari kilang. Mereka juga khawatir dampak bencana jika fasilitas terkena serangan langsung.

Kilang minyak Haifa tetap beroperasi meski kerusakan infrastruktur memerlukan perbaikan mendalam. Nasib fasilitas ini akan terus menjadi perdebatan antara kebutuhan energi dan keamanan warga. Rencana relokasi 2030 mungkin dipercepat menyusul insiden terbaru.

Dimas Putra

// Verified Author

Dimas Putra

Staff Redaksi

Penulis konten kreatif untuk portal media Javas Corner.

▸ TAG TOPIK

#Israel #Iran #kilang minyak Haifa #serangan rudal #konflik Timur Tengah

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner