Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akhirnya angkat bicara soal video viral yang menampilkan Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menolak bantuan bencana. Video berdurasi 4 menit 6 detik itu sempat ramai diperbincangkan di media sosial dan menuai berbagai komentar miring.
Dalam kunjungannya ke Huntara Simarpinggan awal Februari 2026, Bobby melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian bahwa Bupati Tapsel empat kali menolak tawaran bantuan. Namun, ternyata ada konteks penting yang terlewatkan dari video tersebut.
Klarifikasi Lengkap Gubsu Bobby Nasution
Pada Minggu (1/3/2026), Bobby Nasution kembali mengunjungi Huntara Simarpinggan dalam rangka Safari Ramadhan 1447 Hijriyah. Di kesempatan itu, menantu Presiden Jokowi tersebut memberikan penjelasan mendetail tentang video yang viral.
Menurutnya, komentar negatif muncul karena banyak yang hanya menonton sepenggal video tanpa memahami konteks lengkapnya. Padahal, maksud sebenarnya justru memuji kinerja Pemkab Tapsel dalam penanganan pascabencana.
Konteks Penolakan Bantuan
Bobby menjelaskan bahwa penolakan Bupati Tapsel terhadap bantuan Hunian Tetap (Huntap) dari APBD Provinsi memiliki alasan logis. Saat itu, kuota bantuan Huntap dari pemerintah pusat sudah terpenuhi untuk wilayah Tapanuli Selatan.
"Bupati Tapsel menolak karena tidak ingin terjadi tumpang tindih bantuan. Beliau justru meminta bantuan dialihkan ke pembangunan infrastruktur yang rusak akibat bencana," jelas Bobby dengan nada serius.
Respons Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, membenarkan klarifikasi yang disampaikan Gubernur Sumut. Ia menegaskan bahwa sama sekali tidak menolak bantuan, melainkan mengusulkan bentuk bantuan yang lebih tepat sasaran.
"Kita bukan menolak bantuan pak Gubernur. Hanya saja kuota Huntap sudah penuh, maka kita minta bantuan dalam bentuk lain seperti perbaikan jalan," ucap Gus Irawan dengan tegas.
Rasa Peduli yang Luas
Yang menarik, Bobby Nasution justru mengapresiasi sikap Bupati Tapsel. Saat menolak bantuan Huntap, Gus Irawan malah meminta bantuan tersebut diberikan ke kabupaten lain yang lebih membutuhkan.
"Saya sempat terpikir, Bupati Tapsel ini luas juga rasa pedulinya. Masih memikirkan masyarakat terdampak bencana di daerah lain," kata Bobby sembari tersenyum dan melirik ke arah Gus Irawan.
Pelajaran Penting dari Kasus Ini
Kasus video viral ini memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya memahami konteks lengkap sebelum memberikan penilaian. Bobby Nasution mengaku video tersebut awalnya hanya berupa candaan saat melapor ke Tito Karnavian.
"Waktu itu saya melaporkannya ke pak Tito dalam bentuk bercanda. Rupanya itu yang kena 'goreng' dan mendapat tanggapan miring," jelas Bobby dengan nada sedikit kesal.
Kerja Sama yang Solid
Di balik kontroversi video viral, ternyata kerja sama antara Pemprov Sumut dan Pemkab Tapsel berjalan sangat baik. Gus Irawan mengakui bahwa Gubernur Sumut sangat banyak membantu penanganan pascabencana di wilayahnya.
Bahkan, menurut Bobby, Tapanuli Selatan termasuk daerah terbaik dalam pendataan korban bencana dan tercepat mendapat bantuan dari pusat. Fakta ini sering terlewatkan dalam perbincangan seputar video viral tersebut.
Kedua pemimpin daerah ini berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh konten yang tidak utuh. Mereka mengajak semua pihak untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial.