Javas Corner - Anggota Komisi VI DPR RI, Ahmad Labib, meminta program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mampu menjadi daya ungkit dan hub yang memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa. Ia menegaskan program ini bukan menjadi pengganti bagi pelaku usaha yang telah berjalan.
"Kami berharap kita dukung KDKMP ini karena anggaran negara sudah luar biasa. Ini harus dikelola dengan cara-cara yang bertanggung jawab agar tujuan dari pendirian program KDKMP ini sesuai dengan apa yang dijalankan," kata Labib dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).
Salah satu contoh yang ia soroti adalah jaringan usaha komoditas bersubsidi seperti LPG. Saat menjaring aspirasi, ia menyebut terdapat sekitar 280.000 pangkalan yang melibatkan banyak tenaga kerja. Karena itu, apabila fungsi usaha tersebut sepenuhnya digantikan oleh KDKMP, perlu dipikirkan keberlangsungan mata pencaharian para pelaku usaha dan pekerjanya.
"Jangan sampai adanya KDKMP ini menjadi trade-off bagi usaha-usaha rakyat yang di bawah," kata Labib. Pernyataan ini menyoroti pentingnya sinergi antara program KDKMP dengan ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sudah ada di desa.
Tags:
#KDKMP #KoperasiMerahPutih #UMKM #KomisiVIDPR #EkonomiRakyat #DPR #KoperasiDesa #UsahaMikro #Perdagangan #idxchannel