JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Ketegangan militer antara Iran dan Israel mencapai titik baru ketika rudal Iran menghantam kota resor Eilat, menyebabkan tiga anak terluka. Serangan ini terjadi di tengah penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap pembicaraan gencatan senjata, memperpanjang konflik yang sudah berlangsung dua minggu.
- Serangan Rudal di Eilat
- Kebuntuan Diplomatik AS-Iran
- Operasi Militer di Lebanon
- Dampak Regional yang Meluas
- Respons Sistem Pendidikan Israel
Serangan Rudal di Eilat
Seorang anak mengalami luka sedang dan dua lainnya luka ringan akibat serangan rudal Iran di kota resor Eilat, Israel selatan. Kejadian ini terjadi pada 14 Maret 2026 dini hari waktu setempat.
Kepolisian Israel merilis foto-foto lokasi dampak yang menunjukkan kerusakan properti. Rudal juga dilaporkan menghantam wilayah Shoham di Israel tengah dan Hazor HaGlilit di utara.
Ini merupakan serangan keenam Iran hari ini terhadap Israel. Militer Israel menyatakan sebagian rudal berhasil dicegat oleh sistem pertahanan.
Kebuntuan Diplomatik AS-Iran
Pemerintahan Trump menolak upaya sekutu Timur Tengah untuk memulai negosiasi mengakhiri perang. Tiga sumber yang mengetahui upaya diplomatik mengonfirmasi penolakan Washington.
Iran bersikeras menolak gencatan senjata sampai serangan AS dan Israel berhenti. Dua sumber senior Iran menyatakan beberapa negara telah mencoba menengahi tanpa hasil.
Kebuntuan ini menunjukkan kedua pihak bersiap untuk konflik berkepanjangan. Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah menyebabkan harga minyak melonjak secara global.
Operasi Militer di Lebanon
Pasukan Israel melaporkan menewaskan puluhan anggota Hizbullah dalam operasi di Lebanon selatan. Serangan terarah dilakukan Brigade Lapis Baja ke-7 di daerah Rab al-Thalathine.
IDF menyatakan operasi bertujuan membersihkan desa dari infrastruktur dan anggota Hizbullah. Gudang senjata, pusat komando, dan pos pengamatan kelompok itu dihancurkan.
Militer Israel mengerahkan pasukan tambahan ke Komando Utara. Brigade Golani dan Divisi ke-98 dengan dua tim tempur brigade dikirim sebagai bala bantuan.
Dampak Regional yang Meluas
Kuwait melaporkan tiga personel militernya terluka setelah drone menargetkan Pangkalan Udara Ahmed Al-Jaber. Pangkalan ini menampung staf militer AS di Camp Arifjan.
Serangan juga terjadi di Irak dengan rudal menghantam gedung kedutaan AS di Baghdad. Kedutaan memperingatkan warga Amerika segera meninggalkan negara itu.
Di Amsterdam, ledakan dilaporkan terjadi di luar sekolah Yahudi. Mobil polisi dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengamankan area.
Respons Sistem Pendidikan Israel
Menteri Pendidikan Israel Yoav Kisch mengumumkan sebagian besar siswa akan melanjutkan pembelajaran jarak jauh. Hanya sekolah di zona risiko rendah yang diizinkan buka mulai Senin.
Zona aman meliputi Lembah Beit Shean, Lembah Yordan, Tepi Barat, dan komunitas perbatasan Gaza. Syaratnya sekolah harus memiliki tempat perlindungan yang memadai.
"Ini pembukaan bertahap dan terkendali," tegas Kisch. Keputusan berdasarkan penilaian risiko Komando Pertahanan Dalam Negeri yang diperbarui secara berkala.
Konflik yang dimulai dua minggu lalu dengan serangan udara besar-besaran AS-Israel terus menimbulkan korban sipil. Dunia internasional mengawasi dengan cemas apakah jalur diplomatik dapat dibuka sebelum krisis semakin meluas.