Hukum

Konten 'Hari Cair untuk Baju Cokelat' di Sidoarjo Berujung Penjemputan Polisi

Ujang Trisno Ujang Trisno 24 Feb 2026 13:54 76 Views
konten viral Sidoarjo

Seorang pria di Sidoarjo harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah membuat konten video yang dianggap kurang berkenan. Dalam unggahan yang viral di media sosial itu, pria tersebut mengucapkan kalimat "hari cair untuk baju cokelat" yang diduga ditujukan untuk polisi.

 

Video yang beredar luas itu memperlihatkan pria tersebut awalnya berbicara di depan kamera dengan santai. Ia menyebutkan kalimat kontroversial itu tanpa ragu. Tak lama setelah videonya viral, pria itu langsung didatangi dan dijemput oleh aparat kepolisian. Ia kemudian diminta untuk meminta maaf atas pernyataannya.

 

"Bikin Konten 'Hari Cair Untuk Baju Cokelat' Pria Di Sidoarjo Dijemput Polisi dan Disuruh Minta Maaf," demikian bunyi keterangan dalam unggahan video yang dikutip pada Selasa (24/2/2026).

 

Aparat yang datang tampak membawa pria tersebut dan memintanya menyampaikan permintaan maaf secara langsung di depan kamera. Dalam video permintaan maaf itu, pria tersebut mengaku tidak bermaksud melecehkan institusi kepolisian. Ia hanya ingin membuat konten lucu tanpa berpikir panjang soal dampaknya.

 

Viralnya insiden ini langsung memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai tindakan polisi terlalu berlebihan atau baper. Komentar-komentar bernada sindiran pun membanjiri kolom unggahan tersebut.

 

"Baperan," tulis seorang netizen singkat.

 

"Dih kok baper," timpal netizen lainnya dengan nada serupa.

 

"Apa-apa dijemput," sahut netizen lain yang juga mengkritik langkah cepat polisi dalam merespons konten tersebut.

 

Di sisi lain, ada juga warganet yang membela tindakan aparat. Mereka berpendapat bahwa sebagai aparat penegak hukum, polisi berhak menjaga martabat institusinya. Apalagi jika ada kalimat yang berpotensi memicu interpretasi negatif di masyarakat.

 

Peristiwa ini menjadi contoh terbaru dari fenomena konten kreator yang berurusan dengan hukum gara-gara unggahan di media sosial. Banyak pihak mengingatkan agar para pembuat konten lebih berhati-hati dalam memilih kata dan tema. Sebab, di era digital seperti sekarang, segala sesuatu yang diunggah bisa dengan cepat menyebar dan berujung pada konsekuensi hukum.

 

Pria di Sidoarjo itu akhirnya meminta maaf dan kasusnya diselesaikan secara kekeluargaan. Namun, insiden ini tetap meninggalkan pelajaran berharga bagi siapa pun yang aktif membuat konten di media sosial: kebebasan berekspresi tetap harus dibarengi dengan tanggung jawab dan rasa hormat terhadap institusi serta pihak lain.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#media sosial #polisi #viral #konten kreator #Sidoarjo

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner