Politik

Kunjungan Trump ke China Hanya di Beijing: Jadwal Ketat dan Keamanan

Dimas Putra Dimas Putra 09 Mar 2026 19:44 118 Views
Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Beijing pada 2017

Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu di Beijing pada 2017

JAVASCORNER.CO.ID, BEIJING - Kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump ke China akhir bulan ini hanya akan berlangsung di Beijing. Sumber terpercaya mengungkapkan, pembatasan ini disebabkan jadwal yang sangat ketat dan pertimbangan keamanan tinggi.

Alasan Pembatasan

Trump tidak akan mengunjungi kota lain di luar Beijing selama kunjungannya ke China. Sumber yang mengetahui persiapan kunjungan menyebutkan, jadwal presiden AS terlalu padat untuk menambah destinasi lain.

"Sayangnya, jadwalnya sangat ketat. Tidak ada ruang untuk menyelipkan kunjungan ke kota kedua," ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Pertimbangan keamanan juga menjadi faktor penting. Situasi geopolitik global, khususnya di Timur Tengah, membuat penyelenggara harus ekstra hati-hati dalam pengaturan keamanan.

Persiapan Terakhir

Tim pendahulu AS telah tiba di Beijing awal Maret. Persiapan untuk pertemuan tingkat tinggi ini memasuki tahap final, menurut beberapa sumber yang diwawancarai.

Sumber-sumber tersebut meminta anonimitas karena sensitivitas materi pembahasan. Mereka menegaskan, semua persiapan berjalan sesuai rencana meski dengan pembatasan lokasi.

Rencana Awal

Pemerintah China sempat mempertimbangkan format kunjungan yang lebih luas. Rencana awal mengusulkan Trump mengunjungi Beijing kemudian melanjutkan ke Shanghai.

Format serupa pernah diterapkan untuk kunjungan perdana menteri Inggris dan Kanada. Namun rencana ini akhirnya tidak bisa diwujudkan karena kendala teknis.

Konteks Global

Kunjungan ini akan menjadi yang pertama bagi Trump ke China sejak 2017. Saat itu, dia bertemu Presiden Xi Jinping di Kota Terlarang Beijing pada 8 November.

Pertemuan 2026 ini terjadi dalam konteks hubungan AS-China yang kompleks. Isu-isu perdagangan, keamanan regional, dan kompetisi teknologi diperkirakan akan menjadi agenda utama.

Kunjungan terbatas ini tetap diharapkan bisa membuka dialog konstruktif antara dua kekuatan besar dunia. Para pengamat menanti hasil konkret dari pertemuan yang dijadwalkan akhir Maret ini.

Dimas Putra

// Verified Author

Dimas Putra

Staff Redaksi

Penulis konten kreatif untuk portal media Javas Corner.

▸ TAG TOPIK

#Donald Trump #Xi Jinping #China-AS #hubungan internasional #politik global

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Thumbnail

Tragis! Lima Bekantan Mati Terbakar saat Karhutla di Hulu Sungai Selatan, Diduga Terjebak dan Tak Sempat Kabur

Thumbnail

Rumah Kosong di Bandung Barat Digerebek, Ternyata Pabrik Tembakau Sintetis Senilai Rp15 Miliar

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner