Malam ini, Stadion Gelora Kie Raha di Ternate akan menjadi saksi bisu pertempuran sengit antara Malut United dan Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Laga yang dijadwalkan kick-off Selasa malam ini menjadi momentum bagi tuan rumah untuk menebus rasa penasaran yang sudah mengendap lama.
Laskar Kie Raha, julukan Malut United, datang dengan target jelas: mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri. Tekad ini lahir bukan tanpa alasan. Dalam tiga pertemuan sebelumnya dengan Macan Kemayoran, tim kebanggaan masyarakat Maluku Utara itu belum sekalipun merasakan manisnya kemenangan. Catatan ini ingin segera diputus.
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, tidak mau larut dalam hasil-hasil sebelumnya. Ia memastikan timnya sudah melakukan evaluasi mendalam dan kini fokus penuh menghadapi Persija. Mentalitas menjadi kata kunci yang ia tanamkan kepada anak asuhnya.
"Kami sudah melupakan hasil pertandingan sebelumnya. Sekarang, fokus penuh menghadapi Persija dan kami akan bekerja keras untuk meraih tiga poin," ujar Hendri Susilo.
Sayangnya, perjuangan Malut United dipastikan tidak akan mudah. Mereka harus kehilangan dua bek andalan, Safrudin Tahar dan Nilson Junior, akibat akumulasi kartu kuning. Dua pilar penting di lini belakang itu harus menepi, sebuah pukulan cukup berarti bagi tim.
Namun, Hendri tak mau menjadikan absennya dua pemain tersebut sebagai alasan. Ia justru melihatnya sebagai peluang untuk menunjukkan kedalaman skuad yang dimiliki. Strategi alternatif sudah disiapkan, dan ia percaya para pemain pengganti mampu tampil maksimal.
"Saya pikir hal itu bukan menjadi masalah. Kami sudah menyiapkan komposisi line-up yang tak kalah kuat dari komposisi sebelumnya. Hal yang terpenting, besok mentalitas kami adalah bermain secara kolektif," ungkapnya penuh keyakinan.
Keyakinan serupa datang dari salah satu pilar asing, Igor Inocencio. Ia menegaskan bahwa semangat juang seluruh pemain tetap berada di level tertinggi. Target tiga poin di kandang sendiri adalah harga mati yang harus diperjuangkan.
"Dengan situasi yang ada saat ini, saya pikir tidak menjadi masalah untuk kami. Seluruh tetap pemain bisa memberikan fokus pertandingan demi meraih kemenangan melawan Persija," tutur Igor.
Laga ini dipastikan akan berjalan menarik. Persija, dengan reputasi sebagai tim besar, tentu tidak akan datang ke Ternate hanya untuk jalan-jalan. Mereka juga mengincar poin penuh untuk memperbaiki posisi di klasemen. Namun, dukungan penuh dari tribun Stadion Gelora Kie Raha bisa menjadi faktor pembeda yang membuat Malut United tampil di atas kemampuan maksimal mereka.
Malam nanti, semua akan terjawab. Mampukah Laskar Kie Raha memutus tren negatif dan meraih kemenangan perdana atas Persija? Atau justru Macan Kemayoran yang akan kembali pulang dengan senyum kemenangan?