Ekonomi

Menkeu Purbaya Sindir 'Ekonom TikTok', Bantah Ekonomi RI Buruk

Redaksi Javas Corner Redaksi Javas Corner 23 May 2026 12:49 40 Views
Menkeu Purbaya Sindir 'Ekonom TikTok', Bantah Ekonomi RI Buruk

Menkeu Purbaya Sindir 'Ekonom TikTok', Bantah Ekonomi RI Buruk

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membantah anggapan masyarakat yang masih merasa hidup susah di tengah data pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif. Ia menuding persepsi tersebut dipengaruhi oleh analisis dari kalangan yang ia sebut sebagai 'ekonom TikTok'. Pernyataan itu disampaikan dalam acara Jogja Financial Festival secara daring, Jumat (22/5/2026).

Pernyataan Menkeu

Purbaya mengaku bingung dengan adanya anggapan bahwa kondisi ekonomi Indonesia buruk. Setelah menganalisis, ia menduga sumbernya adalah konten-konten di platform TikTok.

"Terus terang, saya bingung kenapa ada anggapan itu. Setelah saya analisa, ternyata itu kebanyakan adalah analisa ekonom TikTok," ujarnya.

Data Ekonomi

Menkeu memaparkan sejumlah indikator positif. Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 mencapai 5,61% dengan inflasi terkendali. Penjualan mobil dan motor juga menunjukkan tren kenaikan signifikan.

"Ini penjualan mobil dari minus di bulan Maret karena lebaran kali ya, April naiknya 55%. Penjualan motor naiknya 28%. Itu artinya ekonomi sehat, daya beli masih kuat," jelasnya.

Ia menegaskan bahwa data tersebut membantah klaim bahwa daya beli masyarakat memburuk.

Data Penjualan

No Indikator Perubahan
1 Penjualan Mobil (April) Naik 55%
2 Penjualan Motor (April) Naik 28%

Kenaikan penjualan kendaraan bermotor menjadi bukti bahwa daya beli masyarakat masih kuat, menurut Purbaya.

Reaksi Publik

Pernyataan Menkeu menuai beragam reaksi. Sebagian mendukung, namun tak sedikit yang mengkritik karena masih merasakan kesulitan ekonomi. Istilah 'ekonom TikTok' pun menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Purbaya berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh analisis yang tidak berdasar data. "Artinya kelihatannya daya beli masyarakat nggak sejelek yang dikatakan oleh ekonom-ekonom di TikTok," pungkasnya.

Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas ekonomi dan mendorong pertumbuhan yang inklusif agar manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

Redaksi Javas Corner

// Verified Author

Redaksi Javas Corner

Penulis Artikel

Profesional penulis artikel

▸ TAG TOPIK

#Menkeu Purbaya #Ekonom TikTok #ekonomi Indonesia #daya beli #pertumbuhan ekonomi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner