Internasional

Menlu Iran: Perang AS-Israel Gagal, Dialog dengan AS Tak Lagi Dipertimbangkan

Aditya Nugraha Aditya Nugraha 11 Mar 2026 01:41 71 Views
Menlu Iran: Perang AS-Israel Gagal, Dialog dengan AS Tak Lagi Dipertimbangkan

Menlu Iran: Perang AS-Israel Gagal, Dialog dengan AS Tak Lagi Dipertimbangkan

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan perang yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Republik Islam Iran telah gagal mencapai tujuan. Pernyataan tegas itu disampaikan Araghchi dalam wawancara dengan Al Jazeera pada Selasa (10/3/2026).

Pernyataan Tegas Menlu Iran

Abbas Araghchi tidak ragu menyebut rencana militer AS-Israel mengalami kegagalan. "Rencana A gagal, dan sekarang mereka mencoba rencana lain, tetapi semuanya juga gagal," ujarnya.

Menurut diplomat senior Iran itu, kedua negara tersebut tidak memiliki tujuan akhir yang jelas. Serangan mereka berlangsung tanpa pandang bulu terhadap kawasan permukiman sipil.

Setelah sepuluh hari konflik berlangsung, Araghchi menilai AS dan Israel kehilangan arah. "Mereka gagal mencapai tujuan mereka di awal, dan sekarang, setelah 10 hari, saya pikir mereka tidak memiliki tujuan," tegasnya.

Dampak Ekonomi Global

Serangan terhadap infrastruktur energi Iran telah memicu gejolak pasar minyak dunia. Araghchi mengungkapkan, aksi militer itu menyebabkan harga minyak internasional meroket.

Lonjakan harga energi ini berdampak luas terhadap perekonomian global. Beberapa negara, termasuk Mesir, terpaksa menaikkan harga bahan bakar minyak hingga 30 persen.

Krisis energi semakin memperumit situasi di kawasan Timur Tengah yang sudah memanas. Masyarakat internasional mulai merasakan efek domino dari konflik ini.

Masa Depan Diplomasi

Iran menutup pintu negosiasi dengan Amerika Serikat. Araghchi menyatakan dialog dengan Washington tidak lagi menjadi agenda pemerintah Teheran.

Keputusan ini diambil setelah "pengalaman yang sangat pahit" selama pembicaraan nuklir sebelumnya. AS dianggap melanggar janji untuk menyelesaikan masalah secara damai.

"Mereka berjanji kepada kami bahwa mereka tidak memiliki niat untuk menyerang kami, dan mereka ingin menyelesaikan masalah nuklir Iran secara damai dan menemukan solusi yang dinegosiasikan," kenang Araghchi. "Namun, mereka tetap memutuskan untuk menyerang kami."

Pertanyaan tentang kemungkinan berdialog dengan Amerika tidak akan dipertimbangkan lagi. Pernyataan ini menandai titik terendah dalam hubungan kedua negara selama beberapa tahun terakhir.

Komunitas internasional terus memantau perkembangan konflik yang semakin kompleks ini. Banyak pihak berharap dapat ditemukan jalan keluar diplomatik sebelum krisis meluas lebih jauh.

Aditya Nugraha

// Verified Author

Aditya Nugraha

Staff Redaksi

Jurnalis teknologi yang fokus pada perkembangan ekosistem digital.

▸ TAG TOPIK

#Iran #Amerika Serikat #Israel #Timur Tengah #Konflik

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner