Menu Kering MBG Disorot Warganet
Menu kering Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan selama bulan Ramadan 1447 H menjadi sorotan warganet. Koordinator SPPG Kota Singkawang menyatakan menu tersebut tetap mengacu pada standar gizi yang ditetapkan.
Devi Riskia, Koordinator SPPG Kota Singkawang, menanggapi kekhawatiran warganet mengenai kandungan gizi menu kering MBG. Ia menegaskan bahwa menu ini sudah dirancang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi siswa.
Komposisi dan Kandungan Gizi
Menu kering MBG terdiri dari roti, buah, telur, kacang, dan kurma. Komposisi ini dirancang untuk mencakup energi, protein, lemak, karbohidrat, dan serat yang diperlukan siswa.
Devi Riskia menjelaskan bahwa penghitungan gizi dilakukan secara menyeluruh sebelum menetapkan menu kering. Hal ini memastikan kandungan gizi tetap sesuai standar, meski tidak disajikan dalam bentuk makanan siap santap.
Penyesuaian Selama Ramadan
Menu kering MBG dibagikan sebagai penyesuaian selama bulan Ramadan. Tujuannya agar siswa dapat mengonsumsinya saat waktu buka puasa tiba.
Distribusi menu kering ini mempertimbangkan praktisitas dan kesesuaian dengan jadwal ibadah puasa. Sementara itu, sekolah non-Muslim tetap menerima MBG dalam bentuk menu basah seperti biasa.
Menu Basah untuk Sekolah Non-Muslim
Untuk sekolah non-Muslim, MBG tetap disalurkan dalam bentuk menu basah. Menu ini terdiri dari nasi putih, lauk-pauk, sayur-sayuran, dan buah dengan komposisi gizi yang disesuaikan standar.
Penyesuaian ini menunjukkan fleksibilitas program MBG dalam menghadapi keberagaman agama di lingkungan sekolah. Kandungan gizinya tetap diperhatikan sesuai kebutuhan siswa.
Evaluasi dan Perbaikan Berkelanjutan
SPPG Kota Singkawang akan terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan dan menu MBG selama Ramadan. Evaluasi ini termasuk menindaklanjuti masukan dari masyarakat untuk perbaikan ke depan.
Devi Riskia menegaskan komitmen untuk memastikan anak-anak sekolah tetap mendapatkan MBG yang layak dan bergizi. Hal ini berlaku meski siswa sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.
Program MBG bertujuan mendukung kesehatan dan prestasi siswa melalui pemenuhan gizi yang memadai. Dengan evaluasi berkelanjutan, diharapkan kualitas program ini dapat terus ditingkatkan.