Teknologi

Mikroplastik di Udara Makin Panaskan Bumi, Studi Ungkap Fakta Baru

Arjuna Wicaksana Arjuna Wicaksana 07 May 2026 04:58 46 Views
mikroplastik di atmosfer yang memerangkap panas matahari

mikroplastik di atmosfer yang memerangkap panas matahari

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Polusi mikroplastik tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga mempercepat pemanasan global. Sebuah studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Nature Climate Change mengungkap bahwa partikel plastik kecil di atmosfer justru menyerap lebih banyak sinar matahari daripada memantulkannya kembali ke angkasa.

Temuan Utama

Peneliti dari Universitas Fudan, China, meneliti bagaimana mikroplastik di atmosfer berinteraksi dengan radiasi matahari. Hasilnya, partikel ini menyerap panas hingga seperenam dari kemampuan karbon hitam, salah satu polutan pemicu pemanasan.

"Kami bisa pastikan bahwa mereka berdampak ke pemanasan. Bagi saya ini adalah perkembangan besar," ujar Drew Shindell dari Duke University kepada The Washington Post.

Peran Warna Mikroplastik

Penelitian ini menyoroti aspek yang jarang diperhitungkan sebelumnya: warna mikroplastik. Warna menentukan kemampuan material menyerap dan memantulkan cahaya, termasuk panas.

Dalam eksperimen, mikroplastik berwarna hitam, kuning, biru, dan merah menyerap lebih banyak panas dibanding yang berwarna putih. Ini menjadi kunci dalam memahami kontribusinya terhadap pemanasan global.

Dampak terhadap Iklim Global

Menurut Shindell, polusi mikroplastik selama satu tahun menyebabkan panas setara dengan 200 pembangkit listrik tenaga batu bara dalam periode yang sama. Perhitungan ini belum termasuk efek peluruhan partikel seiring waktu.

Meskipun dampaknya tidak sebesar gas rumah kaca, efek mikroplastik dinilai cukup signifikan dan perlu dimasukkan dalam model iklim global.

Tantangan Penelitian ke Depan

"Masih banyak yang harus dipelajari tentang ini di atmosfer dan distribusinya, secara horizontal atau vertikal," kata Shindell. Model perubahan iklim saat ini belum memperhitungkan mikroplastik, begitu pula dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

Penemuan ini membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut untuk memahami peran mikroplastik dalam krisis iklim. Langkah mitigasi polusi plastik pun menjadi semakin mendesak.

Arjuna Wicaksana

// Verified Author

Arjuna Wicaksana

Staff Redaksi

Menganalisis tren teknologi masa depan dan transformasi digital.

▸ TAG TOPIK

#mikroplastik #pemanasan global #perubahan iklim #polusi udara #penelitian

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Pesta atau Praktis? Ini Beda Cara Jepang dan Indonesia Memaknai Pernikahan

Thumbnail

Cara Iklan di Google 2026: Panduan Pemula dari Gratis ke Berbayar

Thumbnail

Reshuffle Menkeu: Fakta Purbaya Dicopot Usai Isu Mundur

Thumbnail

Detik-detik Purbaya Dicopot: Pimpin Rapat hingga Terima Telepon "Bapak", Suahasil Nazara Resmi Jadi Menkeu

Thumbnail

Viral Video Parodi Skandal Seks Biksu, Penyanyi Thailand Berkostum Nyeleneh di Kelab Malam Kena Batunya

Thumbnail

Ironi Penganyam Caping di Magetan: Upah Rp5.000 Sehari, Tapi Tercatat Desil 9 dan Tak Dapat Bansos

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner