Regional

Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan: Pamit ke Surabaya, Kabur Saat Tur

Ujang Trisno Ujang Trisno 19 Jul 2026 19:55 29 Views
Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan: Pamit ke Surabaya, Kabur Saat Tur

Misteri Warga Madiun Hilang di Korea Selatan: Pamit ke Surabaya, Kabur Saat Tur

JAVASCORNER.CO.ID, MADIUN - Seorang pemuda asal Kabupaten Madiun, Jawa Timur, bernama Femas Yani Arianto (22), dilaporkan hilang saat mengikuti tur wisata di Korea Selatan. Kejadian bermula saat ia pamit pergi ke Surabaya, namun kenyataannya terbang ke luar negeri dan memisahkan diri dari rombongan di Myeongdong, Seoul.

Kronologi Kejadian

Femas Yani Arianto, warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Madiun, diketahui mengikuti program wisata ke Korea Selatan yang diselenggarakan oleh agensi Berani Backpacker. Namun, pada hari pertama perjalanan, sekitar malam hari, ia memisahkan diri dari rombongan tanpa pemberitahuan kepada tour leader maupun tour guide.

Pemilik agensi, Dhani, menjelaskan bahwa Femas tidak kunjung kembali ke titik kumpul dan mengabaikan panggilan telepon serta pesan yang dikirim secara intensif. Akhirnya, pihak tour guide melapor ke instansi pemerintah dan imigrasi setempat. Total rombongan tur berjumlah 27 orang, dan seluruh peserta lain telah kembali ke Tanah Air.

Diketahui pula bahwa masa berlaku visa Femas telah berakhir antara tanggal 12 hingga 13 Juli 2026, sehingga ia kini berstatus overstay di Korea Selatan.

Dampak bagi Keluarga dan Agen Travel

Ibu kandung Femas, MT, mengaku syok berat setelah mengetahui anaknya hilang di Korea Selatan. Ia sama sekali tidak tahu bahwa Femas pergi ke luar negeri, karena sang anak hanya pamit hendak ke Surabaya. Kabar tersebut diketahui dari adik bungsu Femas yang melihat konten viral di media sosial.

Kondisi kesehatan MT menurun drastis akibat syok, asam lambungnya naik hingga membuatnya jatuh sakit selama tiga hari. MT merupakan seorang janda setelah suaminya meninggal dunia sekitar 4-5 tahun lalu, dan usaha jual beli pupuk keluarga pun runtuh.

Sementara itu, agensi travel Berani Backpacker terancam sanksi berat. Dhani mengungkapkan bahwa perusahaannya dikenakan denda sebesar Rp 125 juta dari otoritas Korea Selatan. "Kami travel dikenakan denda Rp 125 juta. Kami yang harus mempertanggungjawabkan ke pihak Korea. Kami yang harus menghadapi risiko denda. Dan peserta lain yang sama sekali tidak tahu apa-apa ikut terkena dampaknya," ujar Dhani.

Selain itu, pihak agensi juga sempat meminta ganti rugi materiil sebesar Rp 50 juta kepada keluarga Femas.

Reaksi Keluarga dan Pihak Terkait

MT hanya bisa berdoa untuk keselamatan anaknya. "Ya semoga anak saya diparingi umur panjang, badannya sehat di mana pun dia berada," pungkasnya dengan air mata.

Pihak manajemen Berani Backpacker telah mendatangi rumah MT di Desa Bantengan, namun mereka menemukan sejumlah kejanggalan dan indikasi bahwa keluarga menutup-nutupi rencana Femas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian setempat.

Kasus ini menjadi peringatan bagi para pelaku perjalanan wisata untuk selalu mematuhi aturan dan tidak menyalahgunakan izin tinggal. Bagi agen travel, penting untuk melakukan verifikasi ketat terhadap peserta tur guna menghindari risiko serupa.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Madiun #Korea Selatan #kabur tur #Femas Yani Arianto #overstay

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner