JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Rumah Makan Pagi Sore mengeluarkan peringatan resmi tentang modus penipuan baru yang memanfaatkan nomor WhatsApp palsu di laman Google Bisnis mereka. Penipuan ini telah menelan sejumlah korban meski pihak manajemen berulang kali menghapus nomor tersebut dari platform.
Peringatan Resmi dari Pagi Sore
Manajemen Rumah Makan Pagi Sore secara tegas menyatakan bahwa nomor WhatsApp yang tercantum di profil Google Bisnis mereka adalah palsu. "Kami imbau seluruh pelanggan untuk tidak melakukan transaksi apapun ke nomor WhatsApp tersebut," jelas pernyataan resmi yang dikutip Selasa (3/3/2026).
Meski telah melakukan penghapusan berulang kali, pelaku penipuan terus memasukkan nomor baru. Korban terutama muncul dari mereka yang mengira berkomunikasi dengan cabang resmi rumah makan tersebut.
Pihak manajemen telah melaporkan masalah ini ke Google. Mereka berharap akun Google Bisnis Pagi Sore tidak lagi disalahgunakan untuk mencegah kerugian lebih lanjut.
Untuk nomor WhatsApp resmi, masyarakat diminta merujuk ke postingan pin di akun Instagram dan TikTok Pagi Sore. Informasi kontak valid juga tersedia melalui link di bio akun Instagram mereka.
Modus Penipuan di Google Maps
Penipuan melalui Google Maps bukan kasus isolasi. Google menutup lebih dari 10.000 akun di platform Maps setelah mengidentifikasi bisnis fiktif dan akun yang diretas.
Langkah ini diambil menyusul laporan dari perusahaan di Texas, Amerika Serikat. Mereka menemukan akun palsu mengatasnamakan bisnis mereka di layanan peta Google.
"Begitu kami terima laporan penipuan, kami langsung ambil langkah agresif," ujar Penasihat Umum Google Halimah DeLaine Prado seperti dikutip dari CBS News.
Penipuan banyak terjadi pada layanan "vertikal paksa" seperti tukang kunci atau bengkel. Pelaku bekerja sama dengan agen tertentu dan memanfaatkan media sosial untuk memperkuat citra bisnis palsu.
Modusnya menampilkan daftar usaha fiktif saat pengguna mencari layanan di lokasi tertentu. Panggilan korban dialihkan ke penipu yang mengenakan tarif jauh lebih tinggi.
Langkah Antisipasi untuk Pengguna
DeLaine Prado mengimbau pengguna Google Maps meningkatkan kewaspadaan. Verifikasi keabsahan informasi menjadi kunci saat menemukan kejanggalan.
Periksa alamat situs dan nomor telepon untuk memastikan kepemilikan perusahaan. Waspadai bisnis yang meminta data pribadi atau pembayaran dengan metode tidak lazim.
Pagi Sore menegaskan komunikasi hanya melalui kanal resmi mereka. Pelanggan diminta selalu memastikan kebenaran informasi sebelum bertransaksi.
Kasus ini mengingatkan pentingnya verifikasi ganda di era digital. Kehati-hatian ekstra dapat mencegah kerugian finansial yang tidak diinginkan.