Internasional

Mojtaba Khamenei Resmi Jadi Pemimpin Tertinggi Iran Gantikan Ayahnya

Fajar Agung Fajar Agung 09 Mar 2026 05:26 81 Views
Mojtaba Khamenei resmi jadi pemimpin tertinggi Iran gantikan ayahnya

Mojtaba Khamenei resmi jadi pemimpin tertinggi Iran gantikan ayahnya

JAVASCORNER.CO.ID, TEHERAN - Ayatollah Mojtaba Khamenei resmi ditetapkan sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Senin (9/3/2026). Putra Ali Khamenei ini menggantikan ayahnya yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pekan lalu.

Majelis Ahli, badan beranggotakan 88 ulama, mengumumkan penunjukan tersebut tepat setelah tengah malam waktu Teheran. "Dengan suara yang menentukan, majelis menunjuk Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai Pemimpin ketiga sistem suci Republik Islam Iran," bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari AFP.

Proses Pemilihan

Mojtaba telah lama dipandang sebagai kandidat terdepan penerus ayahnya. Majelis Ahli menyelenggarakan pemungutan suara darurat menyusul tewasnya Ali Khamenei dalam serangan pekan lalu.

Pernyataan majelis menegaskan Iran tidak ragu sedetik pun dalam memilih pemimpin baru. Negara itu tetap melanjutkan proses suksesi meski menghadapi "agresi brutal" dari AS dan Israel.

Jabatan Pemimpin Tertinggi memberikan wewenang akhir dalam semua urusan negara. Mojtaba kini memegang kendali atas militer, kebijakan luar negeri, dan sistem keagamaan Iran.

Profil Mojtaba Khamenei

Mojtaba Khamenei merupakan ulama tingkat menengah berusia 55 tahun. Selama ini, dia dikenal memiliki pengaruh kuat di dalam pasukan keamanan Iran dan jaringan bisnis yang luas.

Dia selamat dari serangan AS-Israel yang menewaskan ayahnya. Dua sumber Iran kepada Reuters mengonfirmasi Mojtaba tidak berada di ibu kota ketika serangan terjadi.

"Dia masih hidup. Dia tidak di Teheran ketika Pemimpin Tertinggi terbunuh," kata salah satu sumber tersebut pada Rabu (4/3/2026).

Latar Belakang Keluarga

Sebagai putra kedua Ali Khamenei, Mojtaba telah lama berperan di balik layar. Dia sering mendampingi ayahnya dalam pertemuan-pertemuan penting dan membina hubungan dengan elite militer.

Meski tidak pernah memegang jabatan publik resmi, pengaruhnya di tubuh Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) diakui luas. Mojtaba juga mengelola yayasan-yayasan keagamaan yang memiliki aset bisnis signifikan.

Reaksi Internasional

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyebut Mojtaba sebagai tokoh yang tidak berbobot. Dia menegaskan AS harus memiliki suara dalam penunjukan pemimpin baru Iran.

"Jika dia tidak mendapatkan persetujuan dari kami, dia tidak akan bertahan lama," kata Trump kepada ABC News sebelum pengumuman resmi. Pernyataan ini memperlihatkan ketegangan yang masih tinggi antara Washington dan Teheran.

Trump juga mengaku menerima tiga nama calon pemimpin Iran. Dia berjanji akan mengungkapkannya setelah perang selesai.

Konteks Perang

Penunjukan Mojtaba terjadi di tengah eskalasi konflik Iran dengan AS dan Israel. Serangan udara pekan lalu tidak hanya menewaskan Ali Khamenei, tetapi juga menghancurkan sejumlah fasilitas strategis.

Iran membalas dengan menghantam radar canggih milik sekutu AS di Timur Tengah. Negara itu juga mengklaim masih sanggup melanjutkan perang intensif selama enam bulan ke depan.

Kapal perang Rusia tiba di perairan Iran untuk latihan militer bersama. Kedatangan ini dianggap sebagai bentuk dukungan Moskow terhadap Teheran.

Suksesi kepemimpinan ini menjadi ujian pertama bagi Mojtaba Khamenei. Dia harus memimpin Iran yang sedang berperang sambil menjaga stabilitas dalam negeri. Pilihan kebijakannya akan menentukan arah konflik di Timur Tengah dalam beberapa bulan mendatang.

Fajar Agung

// Verified Author

Fajar Agung

Staff Redaksi

Reporter lapangan untuk liputan informasi teknologi di Bekasi.

▸ TAG TOPIK

#Iran #Mojtaba Khamenei #Pemimpin Tertinggi #AS-Israel #Timur Tengah

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner