Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan momen yang agak canggung antara dua tokoh besar di industri kecerdasan buatan. Sam Altman dari OpenAI dan Dario Amodei dari Anthropic jadi sorotan setelah penampilan mereka di panggung India AI Impact Summit bersama Perdana Menteri Narendra Modi.
Jadi ceritanya, pas sesi foto bareng, Modi meraih tangan Altman dan mengangkatnya. Biasanya, pemimpin teknologi yang lain saling bergandengan tangan. Tapi yang bikin netizen pada curiga, Altman dan Amodei yang berdiri bersebelahan justru milih angkat kepalan tangan masing-masing ke udara. Mereka berdua juga sama sekali nggak saling tatap. Waduh, kaku banget ya?
Altman sendiri akhirnya buka suara soal momen canggung ini. Dengan nada agak bingung, dia bilang nggak tahu apa yang sebenarnya terjadi di atas panggung. "Saya benar-benar nggak yakin apa yang harus kami lakukan," ujarnya.
Nah, kejadian ini ternyata nggak bisa dilepaskan dari kisah di belakang layar. Beberapa hari sebelumnya, kedua perusahaan ini sempat perang urat syaraf lewat iklan di ajang Super Bowl. Anthropic bikin kampanye yang subtil nyindir OpenAI yang mulai memasang iklan di layanan ChatGPT mereka. Iklan itu bilang kalau iklan bakal datang ke AI, tapi nggak buat produk mereka, Claude.
Altman nggak tinggal diam. Dia langsung merespons di media sosial dan nuduh iklan itu nggak jujur. Dia bilang kalau Anthropic itu produk mahal buat orang kaya, sementara OpenAI pengen bikin AI bisa diakses miliaran orang yang mungkin nggak mampu bayar langganan.
Yang bikin cerita ini makin menarik, dulu Amodei adalah bagian dari OpenAI. Dia kerja di sana dari 2016 sampai 2020 dan terlibat dalam pengembangan GPT-2 dan GPT-3. Tapi karena perbedaan pandangan soal arah pengembangan dan keselamatan AI, dia memilih hengkang dan bikin Anthropic tahun 2021.
Sejak pisah jalan, Anthropic ternyata tumbuh pesat. Dari cuma belasan karyawan, sekarang mereka punya lebih dari 2.500 pegawai. Valuasinya juga nggak main-main, mencapai US$380 miliar berkat suntikan dana dari raksasa teknologi global.
Jadi sebenernya, momen kaku di atas panggung itu kayak gambaran kecil dari persaingan sengit antara dua perusahaan raksasa AI. Walaupun Altman bilang dia cuma bingung dan nggak ada maksud apa-apa, publik jelas bisa menangkap kalau hubungan mereka nggak semulus dulu. Persaingan merebut hati pengguna dan dominasi pasar memang lagi panas-panasnya, dan kadang ketegangannya tumpah ke momen-momen kecil kayak gini.