Agama

Muhammadiyah: Perang Bukan Tanda Pasti Imam Mahdi dan Kiamat

Elvan Rizki Elvan Rizki 21 Mar 2026 05:07 65 Views
Muhammadiyah mengingatkan umat Islam agar tidak gegabah mengaitkan konflik dengan tanda akhir zaman

Muhammadiyah mengingatkan umat Islam agar tidak gegabah mengaitkan konflik dengan tanda akhir zaman

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Eskalasi militer di Timur Tengah yang memanas beberapa hari terakhir memicu narasi eskatologis di kalangan umat Islam. Banyak yang menghubungkan serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran dengan kemunculan Imam Mahdi serta kedatangan hari kiamat. Namun, Muhammadiyah mengingatkan pentingnya pendekatan teologis yang tenang dan berdasar dalil kuat.

Pendekatan Teologis yang Tenang

Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah menekankan bahwa keyakinan tentang akhir zaman harus berdiri di atas dalil yang pasti. Dalam kolom Tanya Jawab Agama Majalah Suara Muhammadiyah No. 7 Tahun 2009, lembaga ini mengingatkan bahwa persoalan eskatologi sering berada di wilayah antara iman dan spekulasi.

Tanpa metodologi yang jelas, agama mudah berubah menjadi arena tafsir bebas. Setiap gejolak politik tidak serta-merta dapat dikaitkan dengan tanda-tanda kiamat. Muhammadiyah mengajak umat Islam untuk menghindari penafsiran yang mengikuti emosi zaman semata.

Imam Mahdi dan Dasar Dalil

Narasi tentang kemunculan Imam Mahdi kerap viral setiap terjadi konflik di Timur Tengah. Majelis Tarjih memberikan catatan penting mengenai konsep ini.

Asal Usul Konsep Mahdi

Konsep Imam Mahdi berkembang kuat dalam tradisi Syiah Imamiyah sebagai harapan politik dan spiritual. Gagasan ini muncul pada masa penindasan terhadap pengikut Ali bin Abi Thalib.

Muhammadiyah menilai gagasan tersebut tidak memiliki dasar dalil mutawatir yang cukup untuk dijadikan akidah. Meskipun terdapat beberapa hadis tentang Mahdi, riwayat-riwayat tersebut mayoritas bersifat ahad.

Hadis-Hadis tentang Mahdi

Di antara hadis yang sering dikutip adalah:

  1. "Al-Mahdi berasal dari keluargaku, dari keturunan Fatimah."
  2. "Seandainya dunia tinggal satu hari, Allah akan memanjangkan hari itu hingga Dia mengutus seorang laki-laki dari keluargaku yang namanya sama dengan namaku dan nama ayahnya sama dengan nama ayahku."

Karena status riwayatnya, Muhammadiyah tidak menjadikannya sebagai keyakinan teologis yang pasti. Sejarah menunjukkan konsep Mahdi sering dipakai sebagai alat legitimasi politik.

Politik dan Klaim Mahdi

Penggunaan konsep Mahdi untuk tujuan politik telah terjadi sejak masa Dinasti Abbasiyah. Di era modern, tokoh-tokoh kontroversial juga kerap mengklaim diri sebagai Imam Mahdi yang dinantikan.

Pertanyaan penting bukanlah apakah Mahdi akan muncul dalam konflik hari ini. Melainkan mengapa umat Islam selalu tergoda membaca sejarah sebagai akhir dunia.

Keseimbangan Iman dan Rasionalitas

Muhammadiyah mengajak umat Islam kembali kepada keseimbangan yang sehat. Iman kepada yang gaib tidak boleh mengorbankan rasionalitas. Harapan kepada pertolongan Allah harus disertai dengan kerja nyata.

Kepastian Kiamat

Hari kiamat adalah kepastian dalam akidah Islam. Namun, waktunya sepenuhnya menjadi rahasia Allah. Tidak ada manusia yang mengetahui kapan akhir zaman akan datang.

Wilayah manusia adalah amal, ilmu, dan perbaikan dunia. Ketika perang terjadi dan dunia terasa gelap, tugas umat bukan menebak tanda-tanda kiamat.

Fokus pada Amal dan Ibadah

Muhammadiyah menegaskan bahwa umat Islam harus fokus pada:

  • Beramal saleh
  • Belajar dan menuntut ilmu
  • Beribadah kepada Allah
  • Memperbaiki kondisi dunia

Pendekatan teologis yang tenang ini diharapkan dapat meredam narasi-narasi eskatologis yang berkembang tanpa dasar yang kuat. Wallāhu a'lam bi al-shawāb.

Elvan Rizki

// Verified Author

Elvan Rizki

Staff Redaksi

Spesialis konten media siber dan publikasi Google News.

▸ TAG TOPIK

#Muhammadiyah #Imam Mahdi #Hari Kiamat #Eskatologi Islam #Teologi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner