Javas Corner - Sejumlah nelayan dilaporkan mengalami peristiwa mencekam saat terjebak dalam hujan material batu dan pasir vulkanik ketika melintas di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK), Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (5/9/2026). Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas erupsi gunung api aktif di Selat Sunda tersebut, saat para nelayan tengah melakukan aktivitas memancing di laut.
Kejadian itu terekam dalam sebuah video berdurasi 53 detik yang beredar luas di masyarakat, di mana terdengar suara gemuruh mesin perahu berpadu dengan benturan batu yang menghantam badan kapal. Suasana semakin mencekam karena para nelayan terdengar melantunkan doa di tengah kepasrahan menghadapi kondisi alam yang ekstrem. Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara, membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan seluruh nelayan yang berada di kapal berhasil menyelamatkan diri meskipun sempat berada dalam kondisi berbahaya.
"Terjadi pada hari ini, nelayan Rangan yang sedang mancing terjebak hujan batu di lokasi sekitar Anak Gunung Krakatau yang sedang erupsi. Alhamdulillah mereka selamat," kata Rezie, Sabtu (5/9/2026). Menyikapi kejadian tersebut, Tim SAR meningkatkan kesiapsiagaan personel, terutama di wilayah sekitar Selat Sunda, untuk mengantisipasi potensi penyebaran hujan abu dan material vulkanik ke wilayah permukiman.
Rezie menjelaskan bahwa Pulau Sebesi menjadi salah satu wilayah yang paling rentan terdampak apabila arah angin berubah. "Kami standby mengantisipasi perubahan arah angin. Pulau Sebesi riskan terkena hujan debu dan batu. Kalau ke arah Tanggamus, debunya sudah pecah di udara sehingga tidak terlalu pekat, tetapi untuk Sebesi ini tergolong berbahaya," jelasnya. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga, dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah melarang segala bentuk aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif, termasuk pelayaran, aktivitas nelayan, hingga kegiatan wisata.
Tags:
#GunungAnakKrakatau #Erupsi #Nelayan #HujanBatu #LampungSelatan #SelatSunda #SAR #PVMBG #Siaga #BeritaBencana