JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Dominasi Nvidia di pasar chip AI China mulai terkikis. Data terbaru menunjukkan produsen chip lokal kini menguasai 41% pangsa pasar server akselerator AI di negara tersebut, menandai keberhasilan strategi pemerintah China mengurangi ketergantungan teknologi pada Amerika Serikat.
- Dominasi China Menguat
- Strategi Pemerintah Berbuah Hasil
- Pergeseran Pasar Signifikan
- Dampak Kebijakan Amerika
Dominasi China Menguat
Produsen GPU dan chip AI China berhasil merebut 41% pangsa pasar server akselerator AI domestik. Pencapaian ini tercatat berdasarkan laporan Reuters yang dirilis Kamis (2/4/2026).
Pertumbuhan pesat terjadi seiring dorongan pemerintah China agar lembaga negara dan perusahaan lokal mengadopsi chip buatan dalam negeri. Huawei Technologies muncul sebagai pemimpin dengan mengapalkan sekitar 812.000 chip AI.
Pemain Utama China
Beberapa produsen chip China menunjukkan performa impresif:
- Huawei Technologies: 812.000 chip AI
- T-Head (Alibaba): 265.000 kartu
- Kunlunxin (Baidu): 116.000 kartu
- Cambricon: 116.000 kartu
Strategi Pemerintah Berbuah Hasil
Pemerintah China konsisten menjalankan strategi mengurangi ketergantungan teknologi pada AS. Pada 2025, pemerintah pusat menggelontorkan anggaran besar untuk infrastruktur AI.
Dana tersebut digunakan pemerintah daerah membangun data center AI di berbagai provinsi. Mayoritas infrastruktur baru diarahkan untuk membeli chip buatan China.
Dorongan Kebijakan
Kebijakan pemerintah China mencakup:
- Insentif bagi perusahaan yang menggunakan chip domestik
- Alokasi anggaran khusus untuk pengembangan teknologi lokal
- Regulasi yang mendukung industri chip dalam negeri
Pergeseran Pasar Signifikan
Total pengapalan kartu akselerator AI di China mencapai sekitar 4 juta unit. Nvidia masih memimpin dengan 2,2 juta kartu terkirim, menguasai 55% pangsa pasar.
Namun, posisi tersebut terus tergerus produsen China yang semakin agresif. AMD hanya berkontribusi 4% dengan pengapalan 160.000 kartu.
Distribusi Pangsa Pasar
Produsen China secara kolektif mengapalkan 1,65 juta kartu. Selain pemain utama, beberapa perusahaan lain juga menunjukkan perkembangan:
- Hygon: 5% dari total pengapalan domestik
- MetaX: 4% dari total pengapalan domestik
- Iluvatar CoreX: 4% dari total pengapalan domestik
Dampak Kebijakan Amerika
Kontrol ekspor chip AS ke China memicu respons cepat dari industri teknologi China. Meski Presiden AS Donald Trump melunak dengan mengizinkan penjualan chip H200 Nvidia ke China, ketidakpastian kebijakan mendorong China mempercepat pengembangan industri chip domestik.
AS terus memblokir akses China terhadap chip tercanggih buatan Nvidia. Pembatasan ini justru memicu inovasi lebih cepat dari produsen China.
Respons Industri
Produsen chip China memanfaatkan situasi dengan:
- Meningkatkan kapasitas produksi
- Mengembangkan teknologi alternatif
- Memperluas jaringan distribusi domestik
Pencapaian 41% pangsa pasar oleh produsen chip China menandai babak baru persaingan teknologi global. Kemampuan China mengurangi ketergantungan pada teknologi AS menunjukkan ketahanan industri teknologi negara tersebut menghadapi tekanan geopolitik. Perkembangan ini akan mempengaruhi dinamika pasar chip global dalam beberapa tahun mendatang.