Kriminal

Obat Terlarang di Cipanas Terjadi Terang-terangan, Pembeli Berhijab Bikin Elus Dada

Ujang Trisno Ujang Trisno 05 Mar 2026 22:15 61 Views
transaksi obat terlarang di pinggir jalan Cipanas, Cianjur, dengan latar Hotel Sindanglaya.

transaksi obat terlarang di pinggir jalan Cipanas, Cianjur, dengan latar Hotel Sindanglaya.

Sebuah pemandangan memprihatinkan mencoreng kesucian bulan Ramadhan di wilayah Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Aksi jual beli obat-obatan terlarang diduga terjadi secara terang-terangan di pinggir jalan raya tepat di depan Hotel Sindanglaya. Kejadian ini membuat warga sekitar resah dan prihatin.

Aksi Terang-terangan di Cipanas

Berdasarkan investigasi media Blitz, terlihat sekitar empat hingga lima orang pria yang diduga menjajakan barang haram tersebut dari pagi hingga malam hari. Mereka bertransaksi di pinggir jalan raya depan Hotel Sindanglaya tanpa rasa takut. Lokasi ini ramai dilalui kendaraan, membuat aksi ini semakin mencolok.

Seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya. Ia mengaku sempat mengonfirmasi langsung kepada para penjual mengenai barang yang mereka tawarkan. "Kacau, mereka bertransaksi terang-terangan di depan Hotel Sindanglaya," tegasnya.

Barang yang Dijual

Narasumber tersebut menyebutkan bahwa penjual mengaku menjual Tramadol dan Heximer. Kedua obat ini termasuk dalam kategori obat keras yang disalahgunakan. Praktik ini tidak bisa dibiarkan karena berbahaya bagi masyarakat.

Pembeli yang Mengejutkan

Yang paling mengejutkan publik adalah identitas pembelinya. Dalam rekaman video yang beredar, tampak pembeli obat terlarang tersebut adalah perempuan. Bahkan, di antaranya ada yang mengenakan hijab, yang seharusnya melambangkan kesucian.

Fakta ini membuat banyak orang elus dada. Bagaimana mungkin di bulan Ramadhan, ada yang berani melakukan hal seperti ini? Video viral tersebut menjadi bukti nyata betapa parahnya peredaran narkoba di daerah itu.

Respon Polisi

Menanggapi hal ini, Kapolsek Pacet AKP Amir Said menyatakan keterkejutannya. Ia mengaku baru mengetahui adanya praktik ilegal yang dilakukan secara terbuka di wilayah hukumnya. "Loh kok bisa?" ujarnya saat dikonfirmasi.

AKP Amir Said berjanji akan segera turun ke lapangan untuk memeriksa kebenaran informasi tersebut. Ia dan anggota akan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap jaringan obat terlarang di Cipanas. Masyarakat diharapkan tenang dan tidak mengambil tindakan sendiri.

Kasus obat terlarang di Cipanas ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak. Aksi terang-terangan di depan Hotel Sindanglaya menunjukkan keberanian pelaku yang sudah di luar batas. Semoga polisi bisa segera menindak tegas para pelaku dan membersihkan daerah itu dari narkoba.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#narkoba Cipanas #obat terlarang Cianjur #video viral narkoba #Hotel Sindanglaya #tramadol heximer

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner