JAVASCORNER.CO.ID, MILAN - Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026 resmi dibuka Jumat (6/3/2026) tanpa kehadiran tim Iran. Atlet dari Ukraina dan enam negara lainnya memboikot upacara pembukaan di Verona Arena karena partisipasi Rusia dan Belarus.
Pembukaan Kontroversial
Upacara pembukaan berlangsung di Verona Arena, lokasi yang sama dengan penutupan Olimpiade Musim Dingin 2026. Suasana meriah tercoreng oleh absennya delegasi Iran dan aksi boikot tujuh negara.
Rusia dan Belarus tampil dengan bendera nasional mereka dalam parade antarnegara. Keputusan ini memicu protes dari beberapa kontingen.
Partisipasi Terbatas
Sebanyak 56 negara dan kawasan seharusnya berkompetisi dalam Paralimpiade ini. Konflik di Timur Tengah menghalangi atlet Iran untuk hadir.
Kompetisi berlangsung selama 10 hari di tiga wilayah: Milan, Cortina d'Ampezzo, dan Val di Fiemme. Persiapan venue telah rampung sejak pekan lalu.
Pidato Presiden IPC
Presiden Komite Paralimpiade Internasional Andrew Parsons menyampaikan pidato penuh makna. "Empat tahun lalu, saya merasa ngeri dengan keadaan dunia," ujarnya.
"Sayangnya, situasi belum membaik," tambah Parsons. Dia menekankan olahraga sebagai jalan alternatif menuju perdamaian.
Parsons lebih memilih mengenal negara melalui nama atletnya daripada nama pemimpin. Pernyataan ini disambut tepuk tangan hadirin.
Jadwal Kompetisi
Paralimpiade berlangsung hingga 15 Maret 2026. Sebanyak 79 nomor pertandingan akan memperebutkan medali di enam cabang olahraga.
Cabang yang dipertandingkan meliputi ski alpen, ski lintas alam, hoki kursi roda, dan biathlon. Atlet penyandang disabilitas dari berbagai negara siap menunjukkan prestasi terbaik.
Penyelenggaraan Paralimpiade ini diharapkan menjadi momentum pemulihan hubungan internasional melalui olahraga. Semangat inklusivitas tetap menjadi pesan utama meskipun diwarnai ketegangan politik.