Budaya

Patung Trump-Netanyahu Iblis di Carnevale Sciacca 2026 Kritik Politik

Dimas Putra Dimas Putra 07 Mar 2026 19:11 81 Views
Patung raksasa Donald Trump dan Benjamin Netanyahu sebagai figur iblis dalam pawai Carnevale Sciacca 2026 di Italia

Patung raksasa Donald Trump dan Benjamin Netanyahu sebagai figur iblis dalam pawai Carnevale Sciacca 2026 di Italia

JAVASCORNER.CO.ID, SCIACCA - Festival Carnevale di Sciacca 2026 menampilkan instalasi seni kontroversial yang menggambarkan Donald Trump dan Benjamin Netanyahu sebagai figur menyerupai iblis. Karya satir politik ini menjadi pemenang kategori terbaik dalam karnaval bersejarah Italia tersebut.

Karya Kontroversial

Patung raksasa mantan Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghiasi kereta pawai bertajuk "Non aprite quella porta" (Jangan Buka Pintu Itu). Karya ini dibuat oleh asosiasi seni Quelli di Ma Che Voice yang dikenal dengan pendekatan satir tajam. Figur-figur politik tersebut sengaja divisualisasikan menyerupai iblis dengan detail mengerikan. Instalasi ini langsung menarik perhatian pengunjung dan media internasional sejak pertama kali dipertunjukkan.

Teknik Pembuatan

Patung-patung tersebut dibuat menggunakan teknik tradisional kertas bubur yang telah dimodernisasi. Seniman menggabungkan material klasik dengan gerakan mekanis canggih untuk menciptakan efek dramatis. Setiap figur memiliki tinggi mencapai tiga meter dengan mekanisme yang memungkinkan gerakan terbatas. Proses pembuatan memakan waktu berbulan-bulan dengan melibatkan puluhan seniman lokal.

Sejarah Festival

Carnevale Sciacca merupakan salah satu karnaval tertua di Italia dengan usia 399 tahun. Festival ini telah ditetapkan sebagai warisan budaya nasional oleh Kementerian Warisan Budaya Italia. Tradisi tahunan ini berlangsung dari 22 Februari hingga 2 Maret 2026. Acara puncaknya adalah pembakaran simbolis Peppe Nnappa sebelum masa prapaskah dimulai.

Makna Simbolik

Karya ini dianggap sebagai kritik keras terhadap kebijakan politik Amerika Serikat dan Israel. Seniman menyampaikan pesan tentang dampak kebijakan yang dinilai "barbar" oleh sebagian kalangan. Carnevale Sciacca memiliki tradisi panjang sebagai wadah ekspresi kritik sosial dan politik. Setiap tahun, seniman menggunakan platform ini untuk menyoroti isu-isu global terkini. Festival ini tetap menjadi ruang penting bagi dialog budaya di tengah polarisasi politik dunia. Keberanian seniman lokal dalam menyampaikan kritik melalui seni patut diapresiasi sebagai bagian dari kebebasan berekspresi. Pengunjung festival dapat menikmati berbagai karya seni lain yang tak kalah menarik sepanjang penyelenggaraan Carnevale Sciacca 2026.

Dimas Putra

// Verified Author

Dimas Putra

Staff Redaksi

Penulis konten kreatif untuk portal media Javas Corner.

▸ TAG TOPIK

#Carnevale Sciacca #Italia #seni satir #Donald Trump #Benjamin Netanyahu

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner