JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Pedagang Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, mulai beralih ke penjualan online untuk menghadapi penurunan pembeli fisik. Perubahan pola belanja masyarakat ke platform digital memaksa mereka beradaptasi dengan marketplace dan live shopping agar tetap bertahan.
Adaptasi Pedagang
Verni, pedagang pakaian di Tanah Abang, mengaku harus menjual secara online melalui Shopee. "Kalau nggak, duh nggak bakal untung ngandelin yang di sini," katanya saat ditemui Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, ramainya pasar saat Lebaran kini berbeda jauh dengan masa lalu. Dulu orang datang langsung karena pilihan banyak, sekarang semua bisa dicari lewat ponsel.
"Mungkin kalau dulu orang nyari baju benar-benar harus ke Tanah Abang. Tapi sekarang sudah semakin modern, semua ada di gadget," ujar Verni.
Pergeseran Platform
Verni menyoroti pergeseran platform penjualan dari pasar fisik ke marketplace, lalu ke live shopping seperti TikTok Shop. "Dulu di sini jaya, terus pindah ke Shopee, eh sekarang banyak jualan di TikTok pakai live," katanya.
Menurutnya, brand yang memasarkan langsung ke konsumen semakin mempersulit distributor seperti dirinya. Pedagang lain, Oong, menilai live shopping membuat konsumen nyaman belanja sambil rebahan.
"Orang sekarang sambil rebahan sudah bisa beli baju. Mereka jualannya bagus, ngejelasin detail bahan, model sampai ukuran," kata Oong.
Keunggulan Tradisional
Oong mengakui pengalaman menyentuh langsung bahan menjadi satu-satunya keunggulan pasar tradisional saat ini. "Kelebihan beli di kita sekarang berarti kan cuma bisa pegang saja bahannya gimana," ujarnya.
Proses belanja melalui live shopping menawarkan kemudahan interaksi langsung dengan penjual. Pengguna bisa bertanya detail produk dan langsung membayar tanpa keluar aplikasi.
Jika belum cocok, mereka cukup menggulir layar untuk menemukan siaran live shopping lainnya. Cara ini menghilangkan kebutuhan berkeliling pusat perbelanjaan.
Pedagang Tanah Abang terus berinovasi menghadapi era digital. Adaptasi menjadi kunci menjaga eksistensi di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin dinamis.