JAVASCORNER.CO.ID, JAMBI - Seorang pemuda berinisial RF (25) mengalami luka bakar serius setelah tersengat listrik 20.000 volt saat mencoba mencuri kabel di Gardu Induk Pinang Merah, Kota Jambi, Kamis (2/4/2026). Video detik-detik kejadian yang menunjukkan pelaku tergantung di ketinggian lima meter langsung viral di media sosial.
Kronologi Kejadian
Kejadian bermula sekitar siang hari di kawasan RT 04 Kelurahan Pinang Merah, Kecamatan Alam Barajo. RF yang berasal dari Kecamatan Jelutung diduga telah memanjat gardu induk milik PLN.
Dengan peralatan seadanya, ia mulai memotong kabel yang ternyata masih bertegangan tinggi. Arus listrik 20.000 volt langsung menyambar tubuhnya.
Momen Viral
Seorang warga berhasil merekam momen mencekam tersebut menggunakan ponsel. Dalam video berdurasi pendek, terlihat RF tergantung di ketinggian sambil berteriak minta tolong.
Suara jeritannya terdengar jelas meski tubuhnya sudah tak berdaya. Asap tipis terlihat dari bagian tubuh yang bersentuhan dengan kabel bertegangan.
Aksi Penyelamatan
Warga yang menyaksikan kejadian segera berhamburan mendekati lokasi. Beberapa orang berusaha mencari cara menurunkan korban dengan aman.
Setelah beberapa menit tergantung, RF akhirnya terjatuh dari ketinggian lima meter. Warga langsung mengangkat tubuhnya yang terbakar.
Pertolongan Pertama
Masyarakat sekitar memberikan pertolongan dasar sebelum bantuan medis tiba. Mereka membawa korban ke tempat yang lebih aman sambil menunggu ambulans.
Petugas kesehatan dari puskesmas terdekat datang merespons panggilan darurat. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan intensif.
Kondisi Pelaku
RF mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga di sekujur tubuhnya. Area yang paling parah adalah tangan dan dada yang bersentuhan langsung dengan sumber listrik.
Dokter yang menangani menyatakan korban dalam kondisi kritis namun stabil. Beberapa prosedur medis darurat telah dilakukan untuk menyelamatkan nyawanya.
Perawatan Medis
Tim medis melakukan beberapa tindakan prioritas:
- Stabilisasi pernapasan dan sirkulasi darah
- Pembersihan luka bakar
- Pemberian cairan infus untuk mencegah dehidrasi
- Pemasangan monitor tanda vital
Respons Kepolisian
Kapolsek Kota Baru, Kompol Helrawaty Siregar, mengonfirmasi kejadian ini. Polisi telah mengamankan lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
"Kami masih menunggu kondisi kesehatan pelaku membaik sebelum melakukan pemeriksaan mendalam," ujar Kompol Helrawaty.
Proses Hukum
Polisi telah menyiapkan beberapa langkah investigasi:
- Pemeriksaan saksi mata
- Pengambilan barang bukti di TKP
- Koordinasi dengan PLN terkait instalasi listrik
- Pemeriksaan rekaman CCTV sekitar lokasi
Motif Pencurian
Dalam pemeriksaan awal, RF mengaku melakukan aksi pencurian karena tekanan ekonomi. Ia mengaku tidak mengetahui bahaya yang mengintai di gardu induk tersebut.
"Saya hanya ingin menjual kabel tembaga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata RF seperti disampaikan polisi.
Rekam Jejak
Polisi masih menyelidiki kemungkinan RF terlibat dalam jaringan pencurian kabel yang lebih besar. Beberapa kasus serupa pernah terjadi di wilayah Jambi dalam beberapa bulan terakhir.
Data dari PLN menunjukkan kerugian material akibat pencurian kabel mencapai miliaran rupiah setiap tahunnya. Tidak hanya merugikan negara, aksi ini juga membahayakan keselamatan pelaku dan masyarakat sekitar.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi masyarakat tentang bahaya listrik tegangan tinggi. PLN mengimbau warga tidak mendekati instalasi listrik tanpa pengetahuan memadai. Bagi yang mengalami kesulitan ekonomi, tersedia program bantuan sosial dari pemerintah yang bisa diakses melalui kelurahan setempat.