Hukum

Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polri Perdalam Tiga Kasus Korupsi BUMN

Ujang Trisno Ujang Trisno 10 Jul 2026 01:06 33 Views
Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polri Perdalam Tiga Kasus Korupsi BUMN

Penggeledahan Rumah Jampidsus: Polri Perdalam Tiga Kasus Korupsi BUMN

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Polri menggeledah rumah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, di Sentul, Jawa Barat, pada Kamis (9/7/2026). Penyitaan barang bukti, termasuk foto keluarga, menjadi sorotan dalam rangkaian penggeledahan yang dilakukan oleh Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Langkah ini merupakan bagian dari pengusutan tiga kasus dugaan korupsi besar di BUMN sektor ketenagalistrikan, asuransi sosial, dan industri baja yang diinstruksikan langsung oleh Kepala Negara.

Penggeledahan dan Penyitaan

Penggeledahan di rumah dinas Jampidsus Febrie Adriansyah berlangsung sejak pagi hari. Penyidik dari Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk foto keluarga yang kemudian viral di media sosial.

Menurut juru bicara Polri, setiap barang yang disita akan dianalisis untuk mengetahui relevansinya dengan perkara yang sedang bergulir. "Kami pastikan tidak ada asumsi prematur. Semua benda akan diperiksa secara profesional," ujarnya.

Penyitaan foto keluarga menuai pro dan kontra di publik. Namun, Polri menegaskan bahwa langkah tersebut sesuai prosedur dan bertujuan untuk mendalami jaringan korupsi yang diduga melibatkan banyak pihak.

Respons Kejaksaan Agung

Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons penggeledahan ini dengan sikap hormat terhadap proses hukum. Dalam pernyataan resmi, Kejagung mengimbau publik untuk tidak terburu-buru membentuk opini sebelum hasil penyidikan diumumkan.

"Kami menghargai kerja Polri. Asas praduga tak bersalah harus dijaga. Tunggu kejelasan hukum dari tim penyidik," demikian bunyi pernyataan Kejagung.

Kejagung juga menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga penegak hukum agar proses berjalan transparan dan akuntabel.

Skala Penyelidikan

Selain rumah Jampidsus, penyidik melakukan operasi serentak di 12 titik lokasi lainnya. Hal ini menandakan besarnya skala penyelidikan kasus mega-korupsi yang diduga merugikan keuangan negara.

Polri juga meningkatkan kewaspadaan di sejumlah lokasi strategis, termasuk markas Polda Metro Jaya. Puluhan personel siaga dikerahkan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang dapat menghambat penyidikan.

Berikut adalah rincian lokasi penggeledahan yang diumumkan Polri:

No Lokasi Keterangan
1 Rumah Jampidsus (Sentul) Barang bukti foto keluarga
2 Kantor BUMN sektor listrik Dokumen kontrak
3 Kantor BUMN asuransi sosial Data kepesertaan
4 Kantor BUMN industri baja Laporan keuangan
5-12 Lokasi lainnya (tidak disebutkan) Dalam penyelidikan

Total 12 titik penggeledahan dilakukan secara simultan. Polri belum merinci total barang bukti yang disita, namun memastikan jumlahnya signifikan.

Tantangan dan Harapan

Polri menyampaikan ultimatum kepada pihak-pihak yang menghalangi penyidikan. "Kami minta kooperatif. Tidak ada yang kebal hukum," tegas juru bicara Polri.

Tiga kasus besar yang diusut secara paralel menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyidik. Kompleksitas perkara membutuhkan ketelitian dan koordinasi lintas lembaga.

Publik berharap proses ini berjalan transparan dan memberikan efek jera bagi pelaku korupsi. Kepercayaan terhadap penegak hukum dipertaruhkan dalam pengungkapan kasus ini.

Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari otoritas berwenang dan tidak menyebarkan spekulasi yang dapat merugikan proses hukum.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#penggeledahan #jampidsus #korupsi BUMN #polri #kejaksaan agung

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner