Hot News

Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa Segera Kembali di SMA Mulai 2027

Ujang Trisno Ujang Trisno 06 Nov 2026 16:05 11 Views
Banner Utama

Javas Corner - Sistem penjurusan siswa SMA ke dalam kelompok Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Bahasa berpeluang besar kembali diterapkan mulai tahun ajaran 2027/2028. Meski begitu, pemerintah memastikan akan ada sejumlah penyesuaian agar kebijakan ini relevan dengan perkembangan zaman.

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa mekanisme penjurusan tersebut masih akan melalui tahap modifikasi. Nantinya, penyesuaian dilakukan dengan melihat dinamika keilmuan serta kesiapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

 

"Mungkin nanti ada modifikasi-modifikasi tertentu yang kita rancang mengikuti dinamika keilmuan dan juga kesiapan para murid SLTA untuk masuk ke jenjang perguruan tinggi," kata Mu'ti di Jakarta, Kamis (5/11/2026), seperti dikutip dari Lambeturah.

 

Menurut Mu'ti, salah satu alasan kuat di balik rencana pengembalian sistem penjurusan ini adalah masih minimnya penguasaan pengetahuan dasar di kalangan siswa saat mereka masuk ke bangku kuliah. Dengan penjurusan, siswa diharapkan punya bekal akademik yang lebih kuat dan spesifik sesuai bidang ilmu yang ingin mereka tekuni.

 

"Sehingga ketika mereka masuk ke jenjang perguruan tinggi akan lebih siap lagi sesuai dengan bidang keilmuannya," ujarnya.

 

Menariknya, meski penjurusan baru akan diterapkan kembali pada 2027 mendatang, mekanisme serupa sebenarnya sudah mulai diakomodasi dalam pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Dalam tes tersebut, siswa tidak hanya mengerjakan mata pelajaran wajib, tetapi juga diminta memilih mata pelajaran pilihan yang disesuaikan dengan target studi mereka.

 

Mu'ti menyebut bahwa mata pelajaran pilihan dalam TKA ini bisa menjadi panduan bagi siswa untuk menentukan arah pendidikan lanjutan. Selain itu, hasil TKA juga mulai dilirik oleh perguruan tinggi negeri maupun swasta sebagai salah satu aspek penilaian dalam proses penerimaan mahasiswa baru melalui jalur nontes.

 

"Karena tes TKA itu, tes kemampuan akademik, selain ada mata pelajaran yang wajib, juga ada mata pelajaran pilihan yang oleh para murid menjadi pilihan untuk memandu mereka melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi," ungkapnya.

 

Dengan rencana ini, pemerintah berharap penerapan kembali penjurusan di SMA bisa membantu siswa mempersiapkan kemampuan akademik sejak dini. Selain itu, siswa juga dapat menentukan arah pendidikan dengan lebih matang sesuai minat dan bidang keilmuan yang ingin mereka pilih.

 

#Mendikdasmen #PenjurusanSMA #KurikulumPendidikan #TKA #BeritaNasional #Pendidikan #SMA #IPA #IPS #JavasCorner

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Waspada! Ini Deretan Alat Sadap Asal Israel yang Diduga Masuk Indonesia

Thumbnail

Kepala BIN Sebut Penyadapan Prabowo oleh Jenderal Polri Mengarah ke Makar

Thumbnail

Beredar Daftar 43 Tokoh yang Diduga Disadap Listyo Sigit, Polri Belum Buka Suara

Thumbnail

Kabar Baik! PPPK Paruh Waktu Semua Profesi Resmi Jadi Penuh Waktu Januari 2027

Thumbnail

Muhammadiyah Rilis ChatHPT, AI Penjawab Pertanyaan Agama Berbasis Tarjih

Thumbnail

Bank Digital Ambruk, Presiden Paraguay Mundur dan Terancam Dimakzulkan

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner