Regional

Pensiunan Korban Penipuan Istri TNI Geruduk DPRD Purworejo Minta Keadilan

Raka Pratama Raka Pratama 09 Apr 2026 11:33 49 Views
Pensiunan korban penipuan istri TNI berdemonstrasi di DPRD Purworejo minta keadilan

Pensiunan korban penipuan istri TNI berdemonstrasi di DPRD Purworejo minta keadilan

JAVASCORNER.CO.ID, PURWOREJO - Sebanyak 106 pensiunan korban dugaan penipuan yang melibatkan oknum istri anggota TNI menggelar aksi di depan Kantor DPRD Purworejo, Rabu (8/4/2026). Mereka mendesak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat membantu membongkar kasus yang telah merampas hak pensiun mereka hingga usia 75 tahun.

Para korban, sebagian besar berusia lanjut, membawa poster berisi permohonan langsung kepada Presiden Republik Indonesia. "Pak Presiden tolong kami, gaji pensiunan dirampok sampai umur 75 tahun," tulis salah satu poster yang dipegang seorang pensiunan bernama Suyono.

Modus Penipuan yang Menjerat Pensiunan

Kasus ini berawal pada tahun 2022 ketika oknum bernama Dwi Rahayu menawarkan program pembiayaan proyek di kawasan Bandara YIA, Kulon Progo. Janji pinjaman cepat lunas dalam enam bulan membuat banyak pensiunan tergiur.

Suyono, salah satu korban, mengaku menyerahkan Surat Keputusan (SK) pensiun sebagai jaminan pinjaman di bank. "Dulu saya kerja puluhan tahun, mengabdi. Tidak pernah terbayang di masa tua seperti ini," ujarnya dengan suara bergetar.

Janji Manis yang Berujung Penderitaan

Para korban mengungkapkan pola penipuan yang sistematis:

  1. Pendekatan personal melalui jaringan kenalan
  2. Penawaran investasi dengan return tinggi
  3. Penggunaan dokumen resmi untuk meyakinkan korban
  4. Janji pelunasan cepat dalam waktu singkat

Aksi Protes di DPRD Purworejo

Audiensi dengan DPRD Purworejo menjadi harapan terakhir bagi para korban. Mereka telah mencoba berbagai jalur hukum sebelumnya tanpa hasil memuaskan.

"Hanya ini masih yang bisa kita lakukan, kalau ini gagal kita tidak tahu lagi mau cari keadilan di mana lagi," kata Suyono yang mewakili perasaan 105 korban lainnya.

Tuntutan Para Korban

Dalam audiensi tersebut, korban menyampaikan beberapa tuntutan utama:

  • Penyelesaian kasus secara transparan
  • Pengembalian dana yang telah disetor
  • Perlindungan terhadap dokumen pensiun
  • Pencegahan kasus serupa di masa depan

Dampak Psikologis dan Ekonomi pada Korban

Penipuan ini tidak hanya merugikan secara materiil. Banyak korban mengalami tekanan mental akibat kehilangan tabungan masa tua.

Beberapa korban bahkan harus mengurangi konsumsi obat-obatan karena keterbatasan biaya. Kondisi kesehatan mereka semakin menurun seiring dengan beban pikiran yang terus membayangi.

Kerugian Materiil yang Signifikan

Total kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Setiap korban kehilangan rata-rata:

  • Dana pensiun beberapa bulan
  • Tabungan yang dikumpulkan bertahun-tahun
  • Dokumen penting sebagai jaminan
  • Rasa percaya terhadap sistem keuangan

Respons Pihak Terkait

DPRD Purworejo menyatakan akan menindaklanjuti pengaduan para korban. Wakil Ketua DPRD setempat menjanjikan akan mengangkat kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi jika diperlukan.

"Kami memahami penderitaan para pensiunan. Mereka telah mengabdi pada negara, sekarang giliran negara melindungi mereka," tegas pernyataan resmi DPRD Purworejo.

Peran Institusi Terkait

Beberapa institusi yang diharapkan dapat membantu penyelesaian kasus:

  1. Kepolisian Daerah Jawa Tengah
  2. Ombudsman Republik Indonesia
  3. Komisi Pemberantasan Korupsi
  4. Kementerian Pertahanan
  5. Otoritas Jasa Keuangan

Langkah Hukum yang Ditempuh

Korban telah melaporkan kasus ini ke kepolisian sejak 2023. Namun, proses hukum berjalan lambat, menambah frustrasi para pensiunan.

Mereka kini mendesak adanya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPR RI untuk mempercepat penyelesaian. "Kasus ini butuh perhatian serius dari pemerintah pusat," ungkap koordinator aksi.

Tantangan dalam Proses Hukum

Beberapa kendala yang dihadapi dalam penanganan kasus:

  • Keterbatasan bukti dokumentasi
  • Modus yang melibatkan banyak pihak
  • Proses birokrasi yang berbelit
  • Keterbatasan sumber daya korban

Aksi para pensiunan di Purworejo mengingatkan semua pihak tentang pentingnya perlindungan terhadap kelompok rentan. Kasus ini menjadi ujian bagi sistem hukum dan perlindungan konsumen di Indonesia. Masyarakat menunggu tindakan nyata dari pemerintah untuk memulihkan kepercayaan dan memberikan keadilan bagi mereka yang telah mengabdi pada negara.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#penipuan #pensiunan #TNI #Purworejo #keadilan

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner