JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Sebuah unggahan di media sosial dari akun @mommy_coje menjadi viral setelah pemilik akun mengaku mengalami teror saat menumpangi bus Damri di ruas Tol Jagorawi, Kamis (22/8/2026) dini hari. Bus yang ditumpanginya diduga dipepet oleh sebuah truk berwarna hijau tanpa pelat nomor, bahkan sempat diancam dengan senjata tajam jenis golok.
- Kronologi Kejadian
- Respons Penumpang
- Dugaan Ancaman Sajam
- Upaya Mencari Pertolongan
- Perhatian Publik
Kronologi Kejadian
Dalam unggahannya, pemilik akun menceritakan bahwa bus yang ditumpanginya dipepet oleh truk hijau tanpa pelat sejak sekitar KM 16. Truk tersebut beberapa kali mencoba mendekat hingga nyaris menabrak bus. Kejadian ini membuat seluruh penumpang panik dan ketakutan.
"Barusan banget ngalamin hal yang bikin sekujur badan lumayan tremor gegara nyawa semua kita penumpang Damri Paragon-CCM merasa terancam," tulisnya dalam unggahan yang dibagikan di media sosial.
Respons Penumpang
Pemilik akun mengaku berada di dekat pintu sebelah kiri bus, sehingga ia merasa sangat dekat dengan truk yang berusaha menabrak tersebut. Ia juga menyebut bahwa beberapa penumpang lain ikut panik dan berusaha mencari pertolongan.
Dugaan Ancaman Sajam
Dalam unggahan yang sama, pemilik akun mengaku melihat beberapa orang yang diduga kru truk turun dari kendaraan sambil membawa golok. "Abang-abang jago ini turun dari truk mereka sambil bawa golok," tulisnya. Ancaman ini semakin mempertegang suasana di dalam bus.
Upaya Mencari Pertolongan
Saat perjalanan berlanjut hingga sekitar KM 24, pemilik akun mengaku berupaya menghubungi pihak terkait untuk meminta bantuan. Nomor polisi bus dan posisi kendaraan telah disampaikan. Namun, ia mengaku mendapat respons bahwa bantuan tidak dapat diberikan karena kendaraan sudah memasuki wilayah Bogor.
"Ya namanya juga penumpang panik jadi sedapatnya kita aja nyari pertolongan," tulisnya.
Perhatian Publik
Unggahan ini menjadi perhatian karena menyangkut keselamatan penumpang angkutan umum di jalan tol. Jika benar terjadi upaya membahayakan kendaraan atau ancaman terhadap penumpang, peristiwa tersebut perlu ditindaklanjuti oleh pihak berwenang melalui pemeriksaan rekaman kamera pengawas, keterangan pengemudi dan penumpang, serta identifikasi kendaraan yang disebut dalam unggahan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian maupun Damri terkait kejadian tersebut. Namun, viralnya unggahan ini diharapkan dapat mendorong pihak berwenang untuk segera mengusut tuntas dan memastikan keselamatan penumpang angkutan umum di masa mendatang.