Internasional

Perancis Kerahkan 10 Kapal Perang ke Timur Tengah, Lindungi Selat Hormuz

Raka Pratama Raka Pratama 10 Mar 2026 23:33 47 Views
Perancis Kerahkan 10 Kapal Perang ke Timur Tengah, Lindungi Selat Hormuz

Perancis Kerahkan 10 Kapal Perang ke Timur Tengah, Lindungi Selat Hormuz

JAVASCORNER.CO.ID, NIKOSIA - Presiden Perancis Emmanuel Macron mengumumkan pengiriman 10 kapal perang ke Timur Tengah untuk melindungi jalur pelayaran strategis di tengah konflik Iran yang memanas. Pernyataan ini disampaikan dari Siprus pada Senin (9/3/2026), menandai mobilisasi angkatan laut terbesar Perancis di kawasan tersebut.

Pengerahan Armada Besar

Macron menyebut langkah ini sebagai mobilisasi angkatan laut yang belum pernah terjadi sebelumnya. Total 10 kapal perang akan dikirim ke Mediterania Timur, Laut Merah, dan Selat Hormuz.

Pengiriman tersebut menambah dua kapal yang sudah berada di kawasan Mediterania. Keputusan ini diambil setelah Siprus diserang drone dan rudal buatan Iran pekan lalu.

Serangan itu meningkatkan kekhawatiran negara-negara Eropa terhadap meluasnya konflik. Macron berbicara dari kapal induk Charles de Gaulle yang beroperasi di Mediterania.

Misi Perlindungan Strategis

Tujuan utama pengerahan armada adalah melindungi warga Perancis di Timur Tengah. Sekitar 400.000 warga negara Perancis tinggal di kawasan tersebut.

Misi ini juga bertujuan membantu sekutu dan berpotensi mengawal kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz. Selat ini merupakan jalur vital bagi sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Gangguan di Selat Hormuz dapat berdampak signifikan pada pasar energi global. Jalur pelayaran tanker minyak sudah terganggu akibat perang.

Upaya Koalisi Internasional

Perancis sedang berupaya membentuk pasukan pengawalan internasional untuk Selat Hormuz. Beberapa negara Eropa telah menyatakan kesiapan bergabung dengan inisiatif ini.

India dan sejumlah negara Asia juga disebut bersedia terlibat. Macron menegaskan bahwa misi ini bersifat defensif, bukan ofensif.

"Ini bukan misi ofensif," tegasnya. "Ini adalah misi pengawalan dan dukungan."

Perbedaan Pandangan Konflik

Macron memperkirakan fase intens konflik masih akan berlanjut. Ia menyebut perang bisa berlangsung "beberapa hari lagi, mungkin beberapa minggu."

Durasi konflik bergantung pada tujuan akhir operasi militer. "Saya tidak percaya perubahan besar terhadap sebuah rezim dapat dicapai hanya melalui pemboman udara," ujar Macron.

Presiden AS Donald Trump memberikan pandangan berbeda. Dalam wawancara dengan CBS News, ia mengatakan perang "sudah tuntas, hampir selesai."

Trump sebelumnya memprediksi konflik berlangsung empat hingga lima minggu. "Kami jauh lebih cepat dari jadwal," klaimnya pada Senin sore.

Kepentingan Perancis di Kawasan

Perancis memiliki kepentingan strategis di Timur Tengah. Negara ini memiliki perjanjian pertahanan dengan sejumlah negara Teluk yang mengalami serangan udara dari Iran.

Sejak awal perang, Macron mengambil posisi hati-hati. Ia menilai serangan AS dan Israel tidak sah, tetapi juga menyebut Iran memikul tanggung jawab utama.

Pengiriman armada laut ini mencerminkan komitmen Perancis menjaga stabilitas kawasan. Langkah ini sekaligus melindungi kepentingan ekonomi dan keamanan nasionalnya di tengah gejolak global.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#Perancis #Timur Tengah #Selat Hormuz #perang Iran #Emmanuel Macron

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner