Ekonomi

Perang AS-Israel vs Iran Guncang Ekonomi Global, Nikel RI Terganggu

Raka Pratama Raka Pratama 15 Mar 2026 15:57 76 Views
Perang AS-Israel vs Iran Guncang Ekonomi Global, Nikel RI Terganggu

Perang AS-Israel vs Iran Guncang Ekonomi Global, Nikel RI Terganggu

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Hanya dalam hitungan hari, konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran telah memicu gejolak ekonomi global yang mengancam sektor pangan, farmasi, dan pertambangan. Produksi nikel Indonesia sebagai penyumbang lebih dari 50% pasokan dunia mulai terganggu akibat rantai pasok yang terputus.

Ancaman Krisis Pangan Global

Harga minyak mentah Brent dan WTI melonjak drastis menembus US$100 per barel pada 9 Maret 2026. Angka ini naik signifikan dari posisi US$70 per barel sehari sebelum konflik pecah pada 28 Februari.

Lonjakan harga energi dipicu oleh terhambatnya lalu lintas maritim di Selat Hormuz. Sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia melewati selat strategis ini.

Dampak tidak berhenti di sektor energi. Industri pupuk nitrogen yang berbahan dasar gas alam ikut terpukul. Qatar Energy sebagai produsen utama pupuk urea terpaksa menghentikan produksi setelah serangan drone dan rudal Iran mengganggu pasokan gas.

Harga pupuk di Pelabuhan New Orleans melonjak dari US$516 menjadi US$683 per ton hanya dalam pekan pertama perang. Kondisi ini terjadi tepat saat petani di belahan bumi utara memulai musim tanam.

"Ini benar-benar datang di saat yang paling buruk," ujar Harry Ott, petani kapas, jagung, dan kedelai asal Carolina Selatan. Analis memprediksi konsumen akan merasakan dampak berupa kenaikan harga dan potensi kelangkaan pangan dalam satu hingga tiga bulan ke depan.

Distribusi Obat-obatan Terhambat

Rantai pasok farmasi global ikut terguncang. Dubai yang menjadi pusat logistik utama sektor farmasi dunia mengalami serangan yang mengganggu operasional bandara dan pelabuhan.

Bandara Internasional Dubai mencatat 95 juta penumpang pada 2025. Fasilitas ini juga berfungsi sebagai pusat distribusi kargo untuk obat-obatan yang membutuhkan rantai dingin.

Peran Dubai sangat krusial bagi industri farmasi India. Negara ini dikenal sebagai pemasok terbesar obat generik dunia dan produsen 60% vaksin global.

Maskapai Emirates memiliki fasilitas khusus Emirates SkyPharma untuk menangani pengiriman farmasi sensitif. Pelabuhan Jebel Ali di Dubai juga menjadi simpul vital dengan 400 perusahaan farmasi dari 60 negara beroperasi di kawasan tersebut.

Gangguan terhadap jalur distribusi ini menambah tekanan pada rantai pasok global obat-obatan dan vaksin. Meski ada jalur alternatif, kapasitasnya lebih kecil dengan biaya lebih tinggi.

Guncangan di Sektor Tambang dan Elektronik

Distribusi bahan baku industri seperti sulfur dan aluminium ikut terganggu. Kawasan Timur Tengah menyumbang 24% produksi sulfur dunia menurut Lembaga Survei Geologi AS.

Sulfur memiliki peran strategis dalam proses ekstraksi mineral seperti tembaga dan nikel. Bahan ini juga vital untuk produksi semikonduktor dan chip elektronik.

Dampak langsung sudah terasa di Indonesia. Produsen nikel mengumumkan pengurangan produksi karena pasokan sulfur dari negara-negara Teluk terganggu. Padahal 75% kebutuhan sulfur industri nikel Indonesia bergantung pada kawasan tersebut.

"Pertarungan pasokan sulfur akan mempertemukan tambang nikel Indonesia dengan tambang tembaga Afrika," tulis kantor berita Reuters. Keduanya bersaing dengan produsen pupuk dunia yang juga mencari pengganti sulfur dari Timur Tengah.

Gangguan pasokan bahan kimia ini berpotensi mempengaruhi produksi berbagai perangkat elektronik. Mulai dari ponsel pintar, komputer, hingga kendaraan listrik bisa terdampak.

Situasi ini mengingatkan pada krisis chip selama pandemi Covid-19. Bedanya, kini ada faktor tambahan berupa lonjakan permintaan chip untuk pengembangan kecerdasan buatan.

World Food Programme PBB telah mengingatkan tentang efek domino yang bisa memperburuk kelaparan bagi populasi rentan. Lembaga ini menegaskan lonjakan harga pangan dan bahan bakar secara mendadak berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#perang timur tengah #ekonomi global #nikel Indonesia #pangan #farmasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner