Sebuah video yang memperlihatkan kondisi plafon ruang kelas di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia (UI) mendadak viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, tampak sedikitnya tiga lubang besar menganga di langit-langit ruangan, disertai bekas rembesan air yang sudah mengering di sekitarnya.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @respons.media. Dalam unggahannya, terlihat lubang-lubang dengan ukuran berbeda tersebar di beberapa sisi ruang kelas. Salah satu lubang paling besar berada tepat di bagian tengah ruangan, sementara titik lainnya terletak di atas papan tulis. Narasi dalam unggahan itu mempertanyakan besarnya biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di kampus yang dijuluki "top one" namun fasilitasnya tidak terjamin.
Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur Humas Universitas Indonesia, Erwin Panigoro, angkat bicara. Ia mengonfirmasi bahwa kerusakan memang terjadi pada plafon ruang B.203 FMIPA UI. Erwin juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami mahasiswa.
Pihak kampus pun bergerak cepat. Direktorat Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas (DOPF) UI bersama pengelola fasilitas FMIPA langsung turun tangan dan memulai proses perbaikan pada Rabu, 24 Februari 2026. "Pihak kampus telah meninjau lokasi dan saat ini sedang dalam proses perbaikan atap atau plafon yang rusak tersebut," ujar Erwin saat dikonfirmasi.
Selama masa perbaikan, kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu dialihkan ke Aula Prof. GA Siwabessy. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen kampus untuk tetap menjaga kenyamanan dan keamanan mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan.
Erwin menambahkan, UI berterima kasih atas masukan yang diberikan oleh mahasiswa maupun masyarakat. Kejadian ini sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas fasilitas dan sarana prasarana pendidikan di lingkungan kampus.