JAVASCORNER.CO.ID, MEDAN - Polda Sumatera Utara tidak main-main menangani kasus dua personelnya yang viral di media sosial karena video dugem dan berjoget. Kabarnya, aksi tersebut melibatkan nama Kompol Dedi Kurniawan (Kompol DK), yang telah dipecat tidak hormat.
Pengakuan Penyamaran
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengungkapkan pihaknya terus mendalami pengakuan AKBP HS dan Brigadir NPL. Keduanya mengaku sedang menyamar saat video dugem bersama wanita lain tersebar luas.
Peristiwa itu terjadi tahun lalu ketika mereka bertugas di Direktorat Reserse Narkoba. Saat itu, mereka sedang melakukan penyelidikan kasus narkoba di sebuah tempat hiburan malam (THM).
Kronologi Kejadian
Menurut Ferry, kedua polisi tersebut sedang berdinas menyamar. Video yang viral diambil oleh anggota tim lain, yakni Kompol DK.
"Itu kan yang memvideokan Kompol DK juga, jadi memang diakui Kompol DK. Keterangan dari yang bersangkutan (2 polisi) mereka dengan Kompol DK juga. Memang mereka lagi penyelidikan kasus narkoba di salah satu THM," ujar Ferry, Sabtu (9/5/2026).
Keterlibatan Kompol DK
Kompol DK sendiri telah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) pada Rabu (6/5/2026). Salah satu pertimbangannya adalah video viral yang menunjukkan dirinya berbuat asusila di depan umum dengan seorang wanita, serta diduga menghisap vape narkoba atau pod getar.
Selain itu, Kompol DK juga terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap warga Kota Tanjung Balai yang dituduh memiliki sabu 10 gram pada tahun 2025.
Motif Penyebaran Video
Hingga kini, Polda Sumut masih menyelidiki motif dan bagaimana video tersebut bisa tersebar. Ferry menegaskan pihaknya akan mengusut tuntas.
Pemeriksaan Propam
Propam Polda Sumut masih memeriksa AKBP HS dan Brigadir NPL untuk memastikan apakah ada pelanggaran etik. Keduanya tidak ditahan, namun proses pemeriksaan terus berjalan.
"Nanti kita coba tanyakan (sanksinya ke Propam) itu (mereka) masih dalam proses (pemeriksaan) tapi tidak ditahan, masih diproses Propam," jelas Ferry.
Sebelumnya, potongan video yang memperlihatkan seorang perwira Polda Sumut dugem di diskotik, berjoget, dan berpelukan dengan wanita ramai di media sosial. Dalam unggahan tersebut, mereka tampak mengenakan baju hitam dan menikmati alunan musik.
Polda Sumut berkomitmen menindak tegas setiap pelanggaran, tanpa pandang bulu. Masyarakat pun menanti hasil akhir dari proses hukum ini.