Hukum

Polisi Geledah Ruko di Cipete, Sita Komputer dan Dokumen Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel

Ujang Trisno Ujang Trisno 10 Jul 2026 15:41 65 Views
Polisi Geledah Ruko di Cipete, Sita Komputer dan Dokumen Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel

Polisi Geledah Ruko di Cipete, Sita Komputer dan Dokumen Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Dinginnya dini hari di kawasan Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) tak menyurutkan langkah tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Mereka menggerebek sebuah ruko di Jalan Asem II dan menyita sejumlah dokumen serta komputer. Penggeledahan ini menjadi yang ke-13 dalam rangkaian pengusutan tiga kasus dugaan korupsi besar yang melibatkan sektor batu bara, Asabri, dan Krakatau Steel.

Latar Belakang Kasus

Kasus dugaan korupsi di sektor batu bara mencuat setelah ditemukan indikasi penyimpangan dalam tata kelola tambang dan royalti yang tidak disetor ke negara. Sementara itu, kasus Asabri mencuat dengan kerugian negara mencapai triliunan rupiah akibat pengelolaan dana investasi yang tidak transparan. Tak kalah besar, Krakatau Steel juga disebut terlibat dalam praktik korupsi pengadaan dan kerja sama bisnis yang merugikan perusahaan pelat merah tersebut.

Polisi bergerak cepat dengan menggeledah belasan lokasi secara simultan. Dari setiap penggeledahan, puluhan kotak dokumen dan perangkat keras seperti komputer dan laptop diamankan sebagai barang bukti.

Penggeledahan ke-13 di Cipete

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa proses penggeledahan berlangsung intens hingga larut malam. "Pada saat sekarang, banyak dokumen yang akan dilakukan, diamankan oleh teman-teman penyidik, termasuk ada komputer dan barang-barang lainnya," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Jumat (10/7/2026).

Ruko yang disinyalir menjadi tempat penyimpanan dokumen penting ini diduga terkait dengan aliran dana dan transaksi mencurigakan dalam tiga kasus mega-korupsi tersebut. Penggeledahan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan mendalam dan keterangan saksi yang telah dikantongi polisi.

"Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus mengejar aliran dana dan mengungkap siapa saja yang terlibat. Negara dirugikan, rakyat yang bayar," tegas Kombes Budi.

Harapan Publik

Kasus korupsi di tiga sektor strategis ini menuai perhatian luas. Publik berharap pengusutan tidak berhenti di permukaan. Banyak pihak menanti siapa otak di balik skema korupsi ini dan berapa total kerugian negara yang sesungguhnya.

"Kami berharap polisi mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jangan ada yang kebal hukum," ujar seorang aktivis anti-korupsi di Jakarta.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan analisis terhadap puluhan dokumen yang disita. Langkah ini diharapkan menjadi babak baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia yang lebih tegas dan transparan.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#korupsi #batu bara #Asabri #Krakatau Steel #penggeledahan

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner