Hukum

Polisi Geledah Ruko di Cipete, Sita Komputer dan Dokumen Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel

Ujang Trisno Ujang Trisno 10 Jul 2026 15:41 52 Views
Polisi Geledah Ruko di Cipete, Sita Komputer dan Dokumen Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel

Polisi Geledah Ruko di Cipete, Sita Komputer dan Dokumen Kasus Korupsi Batu Bara, Asabri, Krakatau Steel

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Dinginnya dini hari di kawasan Cipete Selatan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026) tak menyurutkan langkah tim gabungan Kortas Tipikor Polri dan Polda Metro Jaya. Mereka menggerebek sebuah ruko di Jalan Asem II dan menyita sejumlah dokumen serta komputer. Penggeledahan ini menjadi yang ke-13 dalam rangkaian pengusutan tiga kasus dugaan korupsi besar yang melibatkan sektor batu bara, Asabri, dan Krakatau Steel.

Latar Belakang Kasus

Kasus dugaan korupsi di sektor batu bara mencuat setelah ditemukan indikasi penyimpangan dalam tata kelola tambang dan royalti yang tidak disetor ke negara. Sementara itu, kasus Asabri mencuat dengan kerugian negara mencapai triliunan rupiah akibat pengelolaan dana investasi yang tidak transparan. Tak kalah besar, Krakatau Steel juga disebut terlibat dalam praktik korupsi pengadaan dan kerja sama bisnis yang merugikan perusahaan pelat merah tersebut.

Polisi bergerak cepat dengan menggeledah belasan lokasi secara simultan. Dari setiap penggeledahan, puluhan kotak dokumen dan perangkat keras seperti komputer dan laptop diamankan sebagai barang bukti.

Penggeledahan ke-13 di Cipete

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan bahwa proses penggeledahan berlangsung intens hingga larut malam. "Pada saat sekarang, banyak dokumen yang akan dilakukan, diamankan oleh teman-teman penyidik, termasuk ada komputer dan barang-barang lainnya," ujarnya kepada wartawan di lokasi, Jumat (10/7/2026).

Ruko yang disinyalir menjadi tempat penyimpanan dokumen penting ini diduga terkait dengan aliran dana dan transaksi mencurigakan dalam tiga kasus mega-korupsi tersebut. Penggeledahan dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan mendalam dan keterangan saksi yang telah dikantongi polisi.

"Kami tidak akan berhenti di sini. Kami akan terus mengejar aliran dana dan mengungkap siapa saja yang terlibat. Negara dirugikan, rakyat yang bayar," tegas Kombes Budi.

Harapan Publik

Kasus korupsi di tiga sektor strategis ini menuai perhatian luas. Publik berharap pengusutan tidak berhenti di permukaan. Banyak pihak menanti siapa otak di balik skema korupsi ini dan berapa total kerugian negara yang sesungguhnya.

"Kami berharap polisi mengusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jangan ada yang kebal hukum," ujar seorang aktivis anti-korupsi di Jakarta.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan analisis terhadap puluhan dokumen yang disita. Langkah ini diharapkan menjadi babak baru dalam pemberantasan korupsi di Indonesia yang lebih tegas dan transparan.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#korupsi #batu bara #Asabri #Krakatau Steel #penggeledahan

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner