Hukum

Polisi Klaim Sudah Ingatkan Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik

Raka Pratama Raka Pratama 13 Apr 2026 10:40 80 Views
Polisi Klaim Sudah Ingatkan Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik

Polisi Klaim Sudah Ingatkan Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik

JAVASCORNER.CO.ID, PADANG - Polisi mengklaim telah mengingatkan rombongan Arteria Dahlan agar tidak berhenti dan berfoto di tikungan ekstrem Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatra Barat. Aksi yang terjadi pada 6 April 2026 ini dinilai sangat berbahaya karena mengganggu arus lalu lintas di jalur pendakian yang dikenal curam.

Latar Belakang Kejadian

Video yang viral di media sosial menunjukkan rombongan Arteria Dahlan berhenti di tikungan Sitinjau Lauik untuk berfoto. Kendaraan dalam pengawalan polisi terlihat memarkir di badan jalan tepat di tanjakan yang populer dengan sebutan "tanjakan viral".

Lokasi ini merupakan bagian dari Panorama Satu Sitinjau Lauik yang terkenal dengan medan berbahaya. Aktivitas lalu lintas di sana biasanya padat dengan kendaraan besar seperti truk.

Klarifikasi Polisi

Kasat Patroli Jalan Raya Polda Sumbar, AKBP Andis Anshori, menegaskan personelnya sudah memberikan peringatan. "Iya bahaya, seharusnya yang dikawal paham karena info dari anggota polres, sudah diingatkan," ujarnya Minggu (12/4/2026).

Pengawalan dari Polres Solok Kota

Pengawalan rombongan dilakukan oleh Satlantas Polres Solok Kota. Menurut Andis, personel patroli dan pengawalan (patwal) bertugas mengamankan perjalanan menuju Kota Solok.

Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Akbar Tanjung, membenarkan keterangan tersebut. "Anggota sudah mengingatkan. Itu kejadian pada tanggal 6 April 2026," kata Akbar.

Tujuan Kunjungan

Rombongan Arteria Dahlan melakukan kunjungan kerja ke Solok. "Agenda kunjungan kerja, informasinya peresmian," jelas Akbar mengenai tujuan perjalanan tersebut.

Dampak pada Lalu Lintas

Aksi berhenti di tikungan langsung mempengaruhi arus lalu lintas. Sejumlah kendaraan besar terpaksa menghentikan laju dan mengantre untuk melewati jalur sempit tersebut.

Risiko Keselamatan

Berhenti di tikungan curam Sitinjau Lauik menimbulkan risiko tinggi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan:

  • Kemacetan mendadak di jalur berbahaya
  • Potensi kecelakaan akibat pandangan terhalang
  • Gangguan bagi pengendara lain yang harus berhenti mendadak

Reaksi Masyarakat

Video yang beredar di media sosial memicu kritik tajam dari warganet. Banyak yang menilai tindakan rombongan tidak bertanggung jawab dan membahayakan keselamatan bersama.

Komentar di Media Sosial

Akun Threads @joezenzie menyoroti ironi situasi ini. "Kejadian yang tidak masuk akal sekaligus memprihatinkan. Di tikungan terjal dan curam, mereka berhenti hanya untuk berfoto," tulis akun tersebut.

Komentar lain menekankan bahwa pengawalan polisi seharusnya mencegah tindakan berisiko, bukan mengawal aktivitas yang membahayakan. "Mirisnya ini dikawal oleh polantas pula," tambah @joezenzie dalam unggahannya.

Pelanggaran yang Terjadi

Berdasarkan rekaman video, teridentifikasi beberapa pelanggaran:

  1. Berhenti di tikungan tanpa alasan mendesak
  2. Menghalangi arus lalu lintas utama
  3. Melakukan aktivitas non-esensial di jalan raya
  4. Membahayakan keselamatan pengguna jalan lain

Insiden ini mengingatkan pentingnya kesadaran keselamatan bagi semua pengguna jalan, termasuk rombongan yang dikawal aparat. Perilaku di jalan raya harus mengutamakan keselamatan bersama di atas kepentingan pribadi atau kelompok.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#Arteria Dahlan #Sitinjau Lauik #Polisi #lalu lintas #keselamatan jalan

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner