News

Polisi: Ormas Tak Boleh Lampaui Wewenang, GRIB Jaya Turun Tangan Saat Kerusuhan

Berita Terkini Berita Terkini 03 Sep 2026 14:56 28 Views
Polisi: Ormas Tak Boleh Lampaui Wewenang, GRIB Jaya Turun Tangan Saat Kerusuhan

Polisi: Ormas Tak Boleh Lampaui Wewenang, GRIB Jaya Turun Tangan Saat Kerusuhan

Javas Corner - Polda Metro Jaya menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak termasuk dalam unsur yang diminta membantu pengamanan demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada 27 Agustus 2026 lalu . Pernyataan ini disampaikan menanggapi aksi rombongan GRIB Jaya yang dipimpin Ketua DPP-nya, Rozario de Marshall alias Hercules, yang turun ke jalan dan ikut membubarkan massa saat situasi rusuh .

 

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan bahwa bantuan pengamanan saat itu hanya berasal dari TNI dan sejumlah dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta . Meskipun ormas memiliki peran dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), peran tersebut tidak boleh melampaui kewenangan kepolisian .

 

Budi merujuk pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan yang mengatur batasan keterlibatan ormas. Pasal 59 ayat (3) huruf c melarang ormas melakukan tindakan kekerasan, mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum, serta merusak fasilitas umum maupun fasilitas sosial . Sementara Pasal 59 ayat (3) huruf d secara tegas melarang ormas melakukan kegiatan yang menjadi tugas dan wewenang penegak hukum .

 

“Jadi di dalam Undang-Undang 16 Tahun 2017 itu sudah diatur tentang ketentuan itu,” ujar Budi . Dengan ketentuan tersebut, tindakan pengamanan dan pembubaran massa tetap berada dalam kewenangan aparat kepolisian.

 

Sebelumnya, rombongan GRIB Jaya yang dipimpin Hercules turun ke lapangan pada Kamis (27/8/2026) malam sekitar pukul 22.00-23.00 WIB di wilayah Slipi, Jakarta Barat . Kuasa Hukum DPP GRIB Jaya, Wilson Colling, membenarkan bahwa Hercules berada di lokasi dan membubarkan massa yang dianggapnya sebagai perusuh, bukan peserta demonstrasi yang menyampaikan aspirasi .

 

Wilson menegaskan bahwa kehadiran Hercules merupakan inisiatif untuk mengamankan lingkungan Jakarta Barat dari tindakan anarkis seperti pembakaran dan perusakan fasilitas umum . Ia juga membantah keterlibatan GRIB Jaya dalam peristiwa di Pejompongan, termasuk kematian pedagang cermin Bambang Setiawan, dengan alasan rombongan tidak dapat menembus hingga ke lokasi tersebut .

 

Tags:

#GRIBJaya #Hercules #PoldaMetroJaya #DemoDPR #Kerusuhan #Ormas #UUOrmas #PengamananDemo #Jakarta #BeritaViral

Berita Terkini

// Verified Author

Berita Terkini

News

Berita terkini hari ini

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner