JAVASCORNER.CO.ID, MEDAN - Polisi berhasil menangkap dua pelaku jambret yang viral di media sosial setelah melakukan aksinya di Jalan Krakatau, Gelugur Darat I, Medan Timur. Korban, seorang penumpang ojek online perempuan, mengalami cedera serius dan sempat tak bergerak setelah terjatuh dari motor Minggu (15/3/2026) sore.
Kronologi Kejadian
Video yang beredar di akun @wilis_medan menunjukkan momen mengerikan. Dua pria mengendarai motor Honda Vario mendekati sepeda motor ojek online yang membawa penumpang perempuan.
Pelaku memepet dari arah kiri. Penumpang di boncengan langsung menarik tas milik korban dengan kekuatan penuh.
Dampak pada Korban
Perempuan itu terlempar ke aspal. Ia terlihat tak bergerak setelah jatuh. Warga sekitar berkerumun namun tak ada yang berani memberikan pertolongan pertama.
Pengemudi ojek online sempat mengejar pelaku. Usahanya gagal. Ia kembali untuk melihat kondisi penumpangnya yang masih terbaring di jalan.
Barang yang Dicuri
"Pelaku mengambil tas berisi ponsel milik korban," tulis akun @wilis_medan dalam deskripsi video. Kejadian berlangsung cepat di tengah ramainya lalu lintas Minggu sore.
Tindakan Polisi
Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M Butarbutar mengonfirmasi penangkapan. "Kedua pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti," ujarnya Jumat (20/3/2026).
Pengembangan Kasus
Salah satu pelaku memberikan perlawanan saat proses pengembangan. Polisi terpaksa mengambil tindakan tegas terukur untuk mengamankan situasi.
Identitas pelaku masih ditahan. "Nanti akan kami rilis," kata Butarbutar menanggapi pertanyaan mengenai data diri tersangka.
Barang Bukti
Polisi menyita motor Honda Vario yang digunakan dalam aksi kejahatan. Tas dan ponsel korban juga berhasil diamankan sebagai barang bukti pendukung.
Respons Masyarakat
Video kejadian menyebar luas di platform media sosial. Netizen mengutuk keras aksi nekat tersebut. Banyak yang mempertanyakan keamanan di kawasan tersebut.
Komentar Warganet
"Ini sudah keberapa kali kejadian di Krakatau," tulis seorang pengguna Twitter. "Harusnya ada patroli lebih intensif," tambah pengguna lain di kolom komentar.
Beberapa warga mengaku sering melihat pelaku berkeliaran di area tersebut sebelum kejadian. Mereka menduga ini bukan aksi spontan melainkan sudah direncanakan.
Kondisi Korban
Korban dilarikan ke rumah sakit terdekat. Keluarganya memilih tidak memberikan pernyataan kepada media. Kondisi kesehatan korban masih dalam pemantauan tim medis.
Data Kejahatan Serupa
Berdasarkan catatan Polrestabes Medan, kejahatan jalanan di kawasan Medan Timur menunjukkan pola sebagai berikut:
- Jam operasi: 15.00-19.00 WIB
- Lokasi rawan: jalan utama dengan kepadatan sedang
- Sasaran: pengendara motor tunggal atau berdua
- Modus: pemepetan mendadak dari samping
- Pelaku: umumnya berdua dengan motor matic
Statistik Terkini
Dalam tiga bulan terakhir, tercatat lima kasus serupa di wilayah hukum Polsek Medan Timur. Dua di antaranya terjadi di Jalan Krakatau dengan modus operandi hampir identik.
Polisi meningkatkan patroli di titik-titik rawan. Masyarakat diminta lebih waspada saat berkendara, terutama pada jam-jam sepi atau peralihan siang ke malam.
Tips Keamanan
- Simpan tas di bagian dalam motor
- Hindari menggunakan ponsel saat berkendara
- Pilih rute dengan pencahayaan cukup
- Segera laporkan aktivitas mencurigakan
Penangkapan ini diharapkan memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan jalanan lainnya. Masyarakat tetap perlu menjaga kewaspadaan meski aparat telah meningkatkan pengamanan di berbagai titik rawan kota.