Internasional

Prajurit Israel Gilad Harel Dimakamkan, Bunga untuk Kekasih Tiba Sebelum Pemakaman

Ujang Trisno Ujang Trisno 02 Apr 2026 09:13 55 Views
Prajurit Israel Gilad Harel dimakamkan, bunga untuk kekasih tiba sebelum pemakaman

Prajurit Israel Gilad Harel dimakamkan, bunga untuk kekasih tiba sebelum pemakaman

JAVASCORNER.CO.ID, MODIIN - Sersan Staf Gilad Harel, prajurit Israel keempat yang tewas dalam bentrokan dengan Hizbullah di Lebanon selatan pada Senin (30/3/2026), dimakamkan di Pemakaman Militer Modiin pada Rabu (1/4/2026). Karangan bunga yang dikirimnya untuk kekasih sebelum memasuki medan pertempuran tiba beberapa jam sebelum upacara, menambah kesedihan dalam prosesi penghormatan terakhir.

Kronologi Kejadian

Bentrokan antara pasukan Israel dan Hizbullah terjadi di Lebanon selatan pada Senin lalu. Empat prajurit Israel gugur dalam insiden tersebut:

  • Sersan Staf Maxsim Entis (21 tahun) dari Bat Yam
  • Kapten Noam Madmoni (22 tahun) dari Sderot
  • Sersan Staf Ben Cohen (21 tahun) dari Lehavim
  • Sersan Staf Gilad Harel (21 tahun)

Tiga prajurit pertama telah dimakamkan pada Selasa (31/3/2026) dalam upacara terpisah. Harel, yang bertugas di Unit Pengintai Brigade Nahal, menjadi yang terakhir dimakamkan pada hari berikutnya.

Upacara Pemakaman

Ratusan orang hadir di Pemakaman Militer Modiin untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Harel. Peti jenazahnya dibawa oleh rekan-rekan prajurit dalam prosesi yang khidmat.

Karangan Bunga Penuh Makna

Momen paling mengharukan terjadi ketika kekasih Harel, Neta Katz, mengungkapkan bahwa karangan bunga yang dipesan Harel tiba di rumahnya beberapa jam sebelum pemakaman. Catatan yang menyertai bunga berisi ucapan selamat liburan Paskah dan pernyataan cinta dari Lebanon.

"Saya kira itu karangan bunga belasungkawa," kata Neta dalam pidatonya. "Setelah membaca catatannya, baru saya sadar bunga itu justru dari Gilad sendiri."

Kenangan Keluarga

Keluarga dan teman-teman menggambarkan Harel sebagai sosok yang gigih, rendah hati, dan sangat peduli pada orang lain.

Pesan Terakhir

Adi, saudari perempuan Harel, membacakan percakapan terakhir mereka sebelum Harel berangkat ke medan perang:

  1. Adi: "Semoga beruntung, sayang. Jangan lakukan hal gegabah. Aku sangat bangga padamu."
  2. Harel: "Terima kasih, jangan khawatir."
  3. Adi: "Kau pikir aku tidak khawatir? Hanya kaulah yang selalu kukhawatirkan."
  4. Harel: "Jangan khawatir, aku tidak akan gegabah."

Kenangan Orangtua

Eitan, ayah Harel, mengenang putranya sebagai pemuda penuh rasa ingin tahu yang bercita-cita bergabung dengan unit elit militer. "Sejak kecil, kau selalu ingin tahu tentang dunia," ujarnya. "Kau ingin mencapai unit terbaik dan mengabdi untuk negara."

Ibundanya, Keren, menambahkan: "Di balik semua kehebatanmu, kau adalah pribadi yang sensitif dan sahabat sejati. Kami mencintaimu apa adanya dan atas jalan yang kau pilih."

Konteks Konflik

Bentrokan di Lebanon selatan terjadi dalam konteks ketegangan yang meningkat antara Israel dan Hizbullah. Rekan-rekan Harel di Unit Pengintai Nahal tidak dapat menghadiri pemakaman karena masih bertugas di wilayah konflik.

Situasi Keamanan

Letnan Kolonel Yehiel Amoyal menyebut Harel sebagai prajurit dengan kepribadian menarik yang selalu ingin menjadi yang terbaik. "Rekan-rekanmu bercerita betapa kau dicintai dan peduli, di samping kerendahan hatimu dan sifatmu yang tenang," katanya.

Upacara pemakaman Harel menutup rangkaian penghormatan untuk empat prajurit yang gugur dalam bentrokan pekan ini. Keluarga berharap pengorbanan mereka tidak sia-sia, sementara negara terus berjuang menghadapi tantangan keamanan di perbatasan utara.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Israel #Hizbullah #konflik Lebanon #tentara gugur #pemakaman militer

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner