Hot News

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Ujang Trisno Ujang Trisno 24 Jul 2026 20:50 14 Views
Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

Pramono Anung Minta Sopir Alphard Cekcok dengan Satpam Bundaran HI Diberi Sanksi

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pengemudi Toyota Alphard yang terlibat cekcok dengan seorang satpam di kawasan penyeberangan Halte Transjakarta Bundaran HI, Jakarta Pusat, diberikan sanksi tegas. Permintaan itu disampaikan setelah ia meninjau rekaman CCTV milik Pemprov DKI yang merekam insiden pada Rabu (22/7/2026).

Latar Belakang Insiden

Video yang memperlihatkan keributan antara seorang satpam dan pengemudi Toyota Alphard di sekitar Halte Transjakarta Bundaran HI viral di media sosial pada Rabu (22/7/2026). Dalam rekaman, terlihat pengemudi Alphard menerobos lampu merah di area penyeberangan depan Hotel Pullman. Petugas keamanan yang melihat langsung menegur, namun teguran itu berujung cekcok mulut.

Pernyataan Pramono Anung

Pramono Anung menegaskan bahwa dari rekaman CCTV, pengemudi Alphard jelas melakukan pelanggaran lalu lintas. "Orang yang menegur seharusnya yang diberikan sanksi, dan saya sudah minta aparat penegak hukum, kalau ini tidak bisa diselesaikan secara baik, ya yang melakukan seakan-akan berkuasa padahal dia salah, itu harus diberi sanksi," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Dugaan Pelat Nomor Palsu

Selain pelanggaran lalu lintas, Pramono menyebut pihaknya menerima laporan terkait dugaan penggunaan pelat nomor palsu pada mobil Alphard tersebut. "Terlihat bahwa mobil Alphard itulah yang melanggar. Dan kami juga mendapatkan laporan bahwa mobil yang pakai pelat itu adalah pelat palsu," ujarnya. Namun, informasi itu masih berupa laporan yang diterima Pemprov DKI dan perlu diverifikasi lebih lanjut.

Nasib Satpam Terlindungi

Pramono memastikan satpam yang terlibat insiden tidak akan kehilangan pekerjaan. Ia menilai petugas keamanan tersebut telah menjalankan tugas dengan baik karena menegur pengendara yang melanggar aturan. "Untuk nasib satpam, saya akan meminta untuk tidak dipecat atau diberhentikan. Bahkan yang bersangkutan sebenarnya menjalankan tugas dengan baik sekali," kata Pramono.

Kronologi Lengkap dari Polisi

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan pengemudi Alphard menerobos lampu merah di penyeberangan depan Hotel Pullman. "Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan security tersebut dan terjadi cekcok mulut," ujarnya. Kedua pihak kemudian mendatangi pos polisi untuk menyelesaikan masalah, dan akhirnya sepakat damai.

Mediasi Damai dan Pengakuan Satpam

Namun, pada Kamis (23/7/2026), satpam bernama Victor mengunggah video di media sosial. Dalam video tersebut, ia mengaku dipaksa bersujud dan mencium tangan pengemudi Alphard saat mediasi. Victor mengatakan dirinya memilih meminta maaf karena merasa tidak memiliki jalan keluar. Kasus ini kembali menjadi perhatian publik setelah video itu beredar luas. Pramono pun meminta agar persoalan ditangani secara adil dan sesuai aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diturunkan, pengemudi Alphard belum memberikan pernyataan resmi. Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan pelat palsu dan pelanggaran lalu lintas yang terjadi.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Pramono Anung #Gubernur DKI Jakarta #Sopir Alphard #Satpam Bundaran HI #Cekcok Lalu Lintas

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

5 Cara Terpercaya Hasilkan Uang dari Internet di 2026, Modal Kecil

Thumbnail

Cara Rehabilitasi Narkoba di BNN: Gratis, Rahasia, dan Lengkap

Thumbnail

Darurat Narkoba: 50 Orang Meninggal Setiap Hari, BNN Rilis Data Terbaru

Thumbnail

Panduan Jual Akun Last Fortress: Underground Agar Laku Mahal

Thumbnail

Kakek di Wajo Ngamuk dan Ludahi Kasir Ayam Goreng Gegara Ditanya 'Ada Uang?'

Thumbnail

Event Lari di Bali Diduga Diskriminasi WNI, Satpol PP: Belum Ada Izin

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner