JAVASCORNER.CO.ID, GORONTALO - Presiden Prabowo Subianto melontarkan pujian kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih saat menghadiri Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Sabtu (27/6/2026). Dengan nada bercanda, ia menyebut para menterinya bukan "tampang-tampang koruptor" dan mengaku bisa mengenali ciri-ciri koruptor.
Pernyataan Presiden
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan bahwa kabinetnya telah bekerja keras dan berhasil mencatatkan berbagai pencapaian. "Saya lihat muka-muka mereka, bukan tampang-tampang koruptor. Saya tahu ciri-ciri koruptor," ujarnya disambut tepuk tangan hadirin.
Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur seperti irigasi, jalan, dan jembatan di berbagai daerah tidak akan terwujud jika para menterinya melakukan korupsi. "Kalau mereka korupsi, mana mungkin irigasi bisa selesai?" kata Presiden.
Pencapaian Kabinet
Salah satu keberhasilan terbesar yang disorot Prabowo adalah kembalinya swasembada beras pada 2025. Prestasi ini terakhir kali diraih Indonesia pada 1984. "Kita sekarang tidak perlu impor beras lagi. Petani kita hebat," ucapnya bangga.
Selain itu, berbagai proyek infrastruktur strategis juga disebut berjalan sesuai target. Presiden menekankan bahwa semua capaian ini merupakan hasil kerja keras bersama tanpa adanya praktik korupsi di tubuh kabinet.
Ajakan kepada Masyarakat
Di akhir pidatonya, Prabowo mengajak masyarakat untuk percaya kepada pemerintah. Menurutnya, seluruh upaya yang dilakukan bertujuan mewujudkan kesejahteraan rakyat. "Percayalah, kami bekerja untuk rakyat. Tidak ada niat lain selain membuat Indonesia maju," pungkasnya.
Acara PENAS XVII di Gorontalo ini dihadiri ribuan petani dan nelayan dari berbagai daerah. Mereka antusias mendengarkan arahan presiden tentang program ketahanan pangan ke depan.