Viral

Pria Plontos Muncul Usai Andrie Yunus Disiram Air Keras, KontraS Cari Tahu

Ginanjar Sadewa Ginanjar Sadewa 13 Mar 2026 19:30 98 Views
Pria Plontos Muncul Usai Andrie Yunus Disiram Air Keras, KontraS Cari Tahu

Pria Plontos Muncul Usai Andrie Yunus Disiram Air Keras, KontraS Cari Tahu

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Seorang pria berkepala plontos muncul di lokasi penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026). Pria itu menyebut nama KontraS dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) usai insiden yang membuat korban mengalami luka bakar 24 persen.

Kronologi Insiden

Andrie Yunus disiram air keras oleh dua orang tak dikenal saat berkendara di Jalan Salemba. Cairan itu mengenai bagian kanan tubuhnya, termasuk mata, wajah, dada, dan tangan.

Korban langsung berteriak kesakitan dan menjatuhkan motornya. Baju yang dikenakan Andrie meleleh akibat bahan kimia.

Warga sekitar segera berkerumun untuk menolong. Dua pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Salemba Raya.

Salah satu pelaku sempat menjatuhkan gelas stainless steel saat kabur. Andrie kemudian mengambil motornya dan pergi ke kontrakan di Menteng.

Pernyataan KontraS

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, mengonfirmasi munculnya pria plontos usai kejadian. "Terdapat seorang warga yang langsung menyebut 'Ini dari KontraS ya, ini dari LBH ya?' dengan ciri fisik kepala sedikit plontos," ujarnya di Kantor YLBHI, Menteng, Jumat (13/3/2026).

Dimas menyatakan organisasinya masih berusaha mengidentifikasi pria tersebut. Hingga kini belum ada petunjuk jelas tentang identitasnya.

Pernyataan pria plontos itu disampaikan Andrie kepada rekan-rekannya setelah tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Kondisi Korban

Andrie Yunus langsung dibawa ke RSCM oleh teman-temannya. Dia mendapatkan perawatan dari enam dokter spesialis berbeda.

Tim medis terdiri dari spesialis mata, THT, saraf, tulang, thorax, organ dalam, dan kulit. Korban menjalani operasi mata untuk mengganti jaringan amnion dengan bius lokal.

Diagnosis primer menunjukkan Andrie mengalami luka bakar 24 persen pada tubuhnya. Kondisinya terus dipantau secara intensif.

Penyidikan

Polisi telah mengidentifikasi dua terduga pelaku penyiraman air keras. Penyidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif dan dalang di balik insiden ini.

Komisi Nasional Kepolisian (Kompolnas) meminta polisi mengusut tuntas kasus tersebut. Masyarakat diharapkan memberikan informasi yang dapat membantu penyelidikan.

KontraS mendesak aparat penegak hukum bekerja transparan dan profesional. Organisasi ini akan terus memantau perkembangan kasus yang menimpa anggotanya.

Insiden ini menyoroti kembali risiko yang dihadapi para pembela HAM di Indonesia. Dukungan publik terhadap proses hukum yang adil dinilai krusial untuk mencegah terulangnya kekerasan serupa.

Ginanjar Sadewa

// Verified Author

Ginanjar Sadewa

System Developer

Bertanggung jawab atas infrastruktur server dan keamanan sistem.

▸ TAG TOPIK

#Andrie Yunus #KontraS #penyiraman air keras #aktivis HAM #Jakarta

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner