News

Profil Ulta Levenia Nababan, Anak Buah Prabowo yang Viral usai Sebut "Antek Asing" di Balik Erupsi 6 Gunung

Ujang Trisno Ujang Trisno 08 Sep 2026 22:56 4 Views
Profil Ulta Levenia Nababan, Anak Buah Prabowo yang Viral usai Sebut "Antek Asing" di Balik Erupsi 6 Gunung

Profil Ulta Levenia Nababan, Anak Buah Prabowo yang Viral usai Sebut "Antek Asing" di Balik Erupsi 6 Gunung

Javas Corner - Nama Ulta Levenia Nababan mendadak menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial setelah pernyataan kontroversialnya mengenai rangkaian erupsi gunung api di Indonesia viral. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) itu dengan berani mempertanyakan kemungkinan adanya faktor lain di balik erupsi enam gunung api yang terjadi dalam waktu berdekatan, bahkan mengaitkannya dengan teori konspirasi High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).

 

Dalam sebuah podcast yang menjadi sorotan, Ulta menyatakan bahwa ia melihat adanya pola yang tidak biasa dari rangkaian erupsi yang terjadi secara bersamaan. Ia bahkan menyebut angka 73,5 persen sebagai tingkat keyakinannya bahwa peristiwa alam tersebut mungkin merupakan bagian dari "orkestrasi" tertentu.

 

"Kalau saya mungkin 73,5 persen, seperti orkestrasi," ujar Ulta dalam keterangannya di Podcast Bukan Kaleng Kaleng.

 

Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang reaksi di media sosial. Sebagian netizen mendukung keberanian Ulta untuk menyuarakan hal yang selama ini menjadi spekulasi publik, namun tidak sedikit pula yang mengkritik pernyataannya sebagai tidak ilmiah dan hanya memicu kepanikan di tengah situasi yang sudah genting.

 

Latar Belakang Ulta di Bidang Keamanan

 

Ulta Levenia Nababan bukanlah sosok yang asing dalam kajian keamanan dan geopolitik di Indonesia. Sebelum bergabung dengan KSP, ia memiliki rekam jejak panjang sebagai peneliti yang fokus pada isu terorisme, radikalisme, konflik, serta keamanan nasional.

 

Karier akademisnya dimulai sebagai peneliti di Research Center for Terrorism and Security yang ia jalani sejak September 2018 hingga Maret 2025. Selain itu, Ulta juga pernah menduduki posisi Senior Researcher di Center of Terrorism and Radicalism Studies (CTRS) dalam periode yang sama, yakni Juni 2018 hingga Maret 2025.

 

Kedua lembaga tersebut bergerak dalam kajian terorisme dan radikalisme serta isu keamanan nasional dan internasional. Selama berkarier di sana, Ulta disebut terlibat dalam sejumlah kajian yang menghasilkan rekomendasi strategis bagi pemerintah terkait pencegahan dan penanganan terorisme serta radikalisme kekerasan.

 

Pengalaman Riset di Filipina

 

Pengalaman Ulta tidak hanya berkutat di ranah penelitian dalam negeri. Pada 2018, ia tercatat pernah menjadi interim researcher untuk Nonviolent Peaceforce di Cotabato, Filipina Selatan. Dalam penugasan tersebut, Ulta melakukan riset lapangan melalui observasi dan wawancara dengan sejumlah aktor dari kelompok pemberontak di wilayah konflik.

 

Pengalaman internasional ini menambah wawasan Ulta tentang dinamika konflik dan keamanan di tingkat global, yang kemudian menjadi bekal penting dalam kariernya sebagai analis kebijakan di lingkungan pemerintahan.

 

Kontroversi yang Mengiringi

 

Meski memiliki latar belakang akademis yang kuat, pernyataan Ulta tentang keterlibatan HAARP dan "antek asing" dalam erupsi gunung api menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Para ilmuwan dan akademisi menilai pernyataan tersebut tidak berdasar dan tidak didukung oleh bukti ilmiah yang kuat.

 

HAARP sendiri merupakan program riset yang berbasis di Alaska, Amerika Serikat, yang selama ini kerap dikaitkan dengan berbagai teori konspirasi, mulai dari kemampuan memicu gempa bumi hingga mengendalikan cuaca. Namun, klaim-klaim tersebut belum pernah terbukti secara ilmiah.

 

Publik pun terbelah antara yang menganggap pernyataan Ulta sebagai bentuk keberanian menyuarakan kegelisahan masyarakat, dan yang menganggapnya sebagai pernyataan yang tidak bertanggung jawab di tengah situasi darurat bencana.

 

Pernyataan dari KSP

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kantor Staf Presiden belum memberikan pernyataan resmi mengenai pernyataan kontroversial Ulta. Namun, beberapa pihak menilai bahwa pernyataan tersebut merupakan pendapat pribadi Ulta dan tidak mewakili sikap resmi pemerintah.

 

Terlepas dari kontroversi yang menyertainya, Ulta Levenia Nababan tetap menjadi sosok yang menarik perhatian publik. Dengan latar belakang akademisnya yang kuat dan keberaniannya menyuarakan pandangan yang tidak populer, ia menjadi salah satu tokoh yang patut diperhatikan dalam percaturan politik dan keamanan nasional Indonesia.

 

Javas Corner akan terus memantau perkembangan isu ini dan memberikan informasi terbaru kepada pembaca.

 

#UltaLeveniaNababan #KSP #HAARP #ErupsiGunung #Viral #AntekAsing #Prabowo #JavasCorner #BeritaTerkini #Kontroversi #TeoriKonspirasi

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner