JAVASCORNER.CO.ID, MINAB - Sebuah rekaman video yang beredar di media sosial diduga menunjukkan serangan rudal Tomahawk Amerika Serikat menghancurkan sekolah dasar perempuan di Kota Minab, Iran. Serangan ini menewaskan sedikitnya 175 orang, dengan mayoritas korban adalah anak-anak yang sedang belajar.
Analisis Geolokasi
Kelompok investigasi independen Bellingcat mengklaim telah menganalisis geolokasi video tersebut. Hasilnya mengonfirmasi koordinat sekolah dasar di Minab sebagai titik dampak utama.
Analisis awal menunjukkan proyektil yang digunakan memiliki karakteristik identik dengan rudal jelajah Tomahawk buatan AS. Pencocokan citra satelit dan landmark dalam video amatir memperkuat temuan ini.
Kronologi Insiden
Insiden terjadi di wilayah pemukiman padat Minab pada 9 Maret 2026. Video yang beredar memperlihatkan ledakan besar menghancurkan struktur utama bangunan sekolah dalam sekejap.
Saksi mata menggambarkan lokasi kejadian seperti zona perang. Puing-puing bangunan berserakan di sekitar area sekolah.
Petugas penyelamat masih melakukan evakuasi di bawah reruntuhan. Otoritas kesehatan khawatir jumlah korban bisa bertambah.
Reaksi Publik
Kabar ini memicu kemarahan luas di media sosial. Tagar terkait tragedi Minab membanjiri berbagai platform.
Banyak netizen menuntut pertanggungjawaban atas penggunaan senjata berat di area pendidikan. Isu perlindungan warga sipil dalam konflik internasional kembali mencuat.
Tanggapan Pemerintah
Pemerintah Iran mengecam keras insiden ini sebagai kejahatan kemanusiaan. Mereka menyebut serangan terhadap anak-anak sekolah tak termaafkan.
Hingga saat ini, Pentagon dan pemerintah Amerika Serikat belum memberikan pernyataan resmi. Tidak ada konfirmasi maupun bantahan terkait keterlibatan rudal Tomahawk dalam insiden Minab.
Tragedi di Minab menyoroti kembali kerentanan warga sipil dalam konflik global. Masyarakat internasional menunggu klarifikasi resmi sambil berduka atas korban yang sebagian besar adalah masa depan bangsa.