JAVASCORNER.CO.ID, AMUNTAI UTARA - Aksi kemanusiaan berujung duka terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. Seorang relawan pemadam kebakaran (damkar) dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik saat berupaya menjinakkan kobaran api yang melanda sebuah rumah semi permanen, Senin (29/6) pagi.
Kronologi Kejadian
Peristiwa tragis tersebut berlangsung di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, sekitar pukul 08.00 WITA. Selain merenggut satu korban jiwa, insiden ini juga mengakibatkan satu relawan lainnya mengalami luka bakar cukup serius.
Korban yang gugur dalam tugas diidentifikasi bernama Ahmad Ridhani, seorang anggota relawan dari Damkar Bina Bersama Desa Sungai Turak, Kecamatan Amuntai Utara. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga kuat tersengat kabel listrik bertegangan tinggi yang jatuh setelah tiang listrik besi di area sekitar roboh akibat jilatan api.
"Korban yang meninggal dunia diduga terkena kabel listrik yang jatuh saat tiang listrik roboh. Sementara itu, satu korban lainnya yang mengalami luka bakar telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif," ujar Ketua Predam Kabupaten HSU, Hanif Tanjung.
Dampak dan Penanganan
Kebakaran hebat itu tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menghanguskan satu unit rumah semi permanen serta satu buah armada minibus roda empat. Robohnya tiang listrik di lokasi kejadian sempat memicu kepanikan luar biasa di antara warga sekitar.
Dampak dari peristiwa ini juga memicu kemacetan panjang di ruas Jalan Trans Kalimantan. Arus lalu lintas tersendat lantaran petugas gabungan memprioritaskan proses pemadaman serta pengamanan area steril guna menghindari jatuhnya korban susulan.
Terkait kondisi tersebut, Hanif Tanjung mengimbau kepada para pengguna jalan agar beralih ke jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian hingga situasi benar-benar kondusif.
Saat ini, tim damkar gabungan dilaporkan telah berhasil menguasai pergerakan api setelah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memadamkan aliran listrik di kawasan tersebut. Petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan proses pembasahan (cooling down) guna mengantisipasi munculnya titik api sekunder, sekaligus melakukan pendataan total kerugian materiil.
Penyebab Kebakaran
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti dari kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib. Namun, saksi mata di lapangan menyebutkan bahwa kobaran api sudah membesar terlebih dahulu sebelum tiang listrik tersebut akhirnya roboh.
Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap bahaya kelistrikan saat menangani kebakaran. Penghormatan setinggi-tingginya bagi Ahmad Ridhani yang telah gugur dalam tugas kemanusiaan.