Politik

Serangan Israel-AS ke Iran: Operasi 'Perisai Yehuda' dan Dampaknya di Timur Tengah

Ujang Trisno Ujang Trisno 28 Feb 2026 15:23 61 Views
serangan Israel Iran

Pagi ini, Timur Tengah kembali memanas setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan mendadak ke Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Ledakan terdengar di beberapa titik di ibu kota Teheran, dengan media pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa targetnya adalah Direktorat Intelijen Korps Garda Revolusi Islam (IRGC). Operasi ini, yang diberi nama 'Perisai Yehuda', menandai eskalasi baru dalam ketegangan regional yang telah berlangsung lama.

Serangan Israel dan AS ke Iran ini direncanakan selama berbulan-bulan, dengan waktu eksekusi ditentukan beberapa minggu sebelumnya. Tujuannya adalah untuk menghilangkan ancaman terhadap garis depan Israel, khususnya yang berkaitan dengan peluncur rudal dan pangkalan pesawat tanpa awak.

Operasi 'Perisai Yehuda'

Operasi 'Perisai Yehuda' dilaporkan menargetkan sejumlah lokasi strategis di Teheran, dengan ledakan terdengar di beberapa area. Seorang pejabat keamanan Israel mengonfirmasi kepada Reuters bahwa operasi ini telah direncanakan secara matang untuk meminimalkan risiko sambil mencapai tujuan strategis.

Peran Amerika Serikat

Sumber keamanan mengonfirmasi bahwa Amerika Serikat terlibat langsung dalam operasi ini. Keterlibatan AS menambah dimensi baru pada konflik, dengan kapal induk Gerald R. Ford dilaporkan telah bergerak mendekati kawasan sebelum serangan terjadi.

Respons Iran

Sebagai respons terhadap serangan, Iran langsung menutup wilayah udaranya untuk mencegah serangan lebih lanjut. Pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, dikabarkan tidak berada di Teheran saat serangan terjadi dan telah dipindahkan ke lokasi aman sebelumnya.

Peringatan dan Persiapan

Menjelang serangan, militer Israel mengirimkan peringatan nasional kepada warganya untuk tetap berada di dekat area yang dilindungi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan peluncuran rudal balasan dari Iran, meskipun hingga saat ini belum ada rudal yang diluncurkan ke arah Israel.

Dampak Ketegangan Regional

Serangan ini menjadi puncak dari ketegangan panjang antara Israel dan Iran yang telah memanas dalam beberapa bulan terakhir. Delapan negara sebelumnya telah mengimbau warganya untuk meninggalkan Iran, menandakan meningkatnya kekhawatiran internasional terhadap situasi di kawasan tersebut.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran mengenai skala kerusakan atau korban jiwa akibat serangan tersebut. Dunia internasional kini menanti respons lebih lanjut dari Teheran, dengan pertanyaan besar tentang apakah akan ada serangan balasan atau upaya untuk meredam situasi.

Ketegangan di Timur Tengah kembali menguji stabilitas regional dan perdamaian global. Operasi 'Perisai Yehuda' tidak hanya berdampak pada hubungan Israel-Iran, tetapi juga pada dinamika kekuatan di kawasan yang sudah rentan ini.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#Israel #Iran #Amerika Serikat #Timur Tengah #Konflik

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner