JAVASCORNER.CO.ID, DOHA - Serangan rudal menargetkan wilayah Qatar pada Minggu (8/3/2026) pagi. Sistem pertahanan angkatan bersenjata negara itu berhasil mencegat ancaman tersebut sebelum menimbulkan kerusakan lebih lanjut.
Ledakan terdengar di ibu kota Doha sekitar pukul 03.10 waktu setempat. Sirene peringatan segera meraung di berbagai penjuru kota, mengisyaratkan situasi darurat keamanan.
Kronologi Serangan
Menurut laporan Al Jazeera dan AFP, warga Doha mendengar dentuman keras dini hari. Beberapa saksi mata melaporkan kilatan cahaya di langit sebelum sirene berbunyi.
Kementerian Pertahanan Qatar mengonfirmasi intervensi militer mereka. "Angkatan bersenjata telah mencegat serangan rudal yang menargetkan Negara Qatar," bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan pemerintah.
Tidak ada korban jiwa atau kerusakan infrastruktur yang dilaporkan. Sistem pertahanan udara Qatar tampaknya berfungsi optimal dalam menangkal ancaman tersebut.
Respons Pemerintah Qatar
Kementerian Dalam Negeri Qatar langsung mengirimkan peringatan darurat ke ponsel warga. Pemberitahuan tersebut menyebutkan peningkatan level ancaman keamanan.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap berada di dalam rumah. Mereka diminta menunggu hingga situasi dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
"Keselamatan warga adalah prioritas utama kami," tegas juru bicara kementerian. Petugas keamanan diperintahkan siaga penuh di seluruh wilayah.
Ketegangan Regional
Serangan ini terjadi di tengah memanasnya ketegangan di Timur Tengah. Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al Thani langsung melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty.
Sheikh Mohammed mengecam keras serangan terhadap negaranya. Dia menyerukan semua pihak menghentikan eskalasi konflik dan kembali ke jalur diplomasi.
"Kami menolak segala bentuk kekerasan yang mengancam stabilitas regional," tegasnya dalam pernyataan tertulis. Qatar akan memperkuat koordinasi dengan negara-negara sekutu.
Badr Abdelatty mendukung seruan de-eskalasi tersebut. Dia mengajak semua pihak kembali ke meja perundingan untuk mencegah konflik meluas.
Komunitas internasional kini mengawasi perkembangan situasi dengan cermat. Serangan terhadap Qatar ini berpotensi mempengaruhi dinamika keamanan kawasan yang sudah rentan.