JAVASCORNER.CO.ID, WEST BLOOMFIELD - Seorang pria kelahiran Lebanon menabrakkan mobilnya ke Temple Israel di West Bloomfield, Michigan, Kamis (12/3/2026) sore. Ayman Mohammad Ghazali, 41 tahun, kemudian menembak melalui kaca depan sebelum terlibat baku tembak dengan penjaga bersenjata. FBI menyatakan Ghazali akhirnya bunuh diri di dalam kendaraan yang terbakar.
Kronologi Serangan
Ghazali menunggu dua jam di luar sinagoge sebelum menabrakkan mobilnya. Kendaraan itu membawa kembang api kelas komersial dan jerigen berisi cairan diduga bensin.
Setelah menabrak gedung, dia menembak melalui kaca depan. Seorang penjaga bersenjata di lokasi langsung membalas tembakan.
Jennifer Runyan, agen khusus FBI Detroit, menjelaskan Ghazali terjebak di dalam mobil yang mesinnya terbakar. "Dia menembak dirinya sendiri hingga tewas," ujarnya dalam konferensi pers Jumat (13/3).
Tak satu pun dari 140 anak, guru, dan staf di dalam sinagoge terluka. Seorang penjaga tertabrak dan pingsan, namun tidak mengalami cedera serius.
Motif dan Latar Belakang
Ghazali diketahui kehilangan empat anggota keluarganya dalam serangan udara Israel di Lebanon sepekan sebelumnya. Dua saudara laki-lakinya dilaporkan anggota Hezbollah.
Dia tinggal di Dearborn Heights, sekitar 61 kilometer dari lokasi kejadian. Ghazali menjadi warga negara AS pada 2016 setelah pindah melalui visa keluarga.
FBI menyelidiki kemungkinan hubungan Ghazali dengan Hezbollah. Sumber menyebut namanya pernah muncul dalam database pemerintah AS terkait koneksi dengan anggota kelompok tersebut.
"Kami masih 30 jam dalam penyelidikan. Fakta dan bukti yang akan memandu," kata Runyan tentang motif serangan.
Respons Otoritas
FBI menggambarkan insiden ini sebagai kekerasan yang menargetkan komunitas Yahudi. Namun, mereka belum menyebutnya aksi teror. "Belum ada cukup bukti untuk menyebut serangan itu sebagai teror," jelas Runyan.
Lebih dari 600 petugas menanggapi panggilan darurat. Sebanyak 63 petugas mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap.
Gubernur Michigan Gretchen Whitmer dan Senator AS Elissa Slotkin memuji respons keamanan sinagoge. "Tanpa tindakan mereka, kita akan menghadapi tragedi besar dengan korban anak-anak," kata Slotkin.
Pemerintah setempat meningkatkan kewaspadaan di tempat-tempat ibadah. Sinagoge di berbagai negara telah memperketat keamanan sejak eskalasi konflik di Timur Tengah.
Dampak dan Keamanan
Temple Israel merupakan salah satu sinagoge Reformasi terbesar di AS dengan 12.000 anggota. Tempat ini telah menyiapkan protokol keamanan ketat sejak setahun lalu.
Mereka merekrut mantan letnan polisi sebagai kepala keamanan tetap. Klerus dan staf juga menjalani pelatihan penanganan penembak aktif awal tahun ini.
Komunitas Muslim setempat mengutuk serangan tersebut. Imam Hassan Qazwini dari Institut Islam Amerika menegaskan tempat ibadah harus bebas dari kekerasan politik.
"Islam melarang menuntut pertanggungjawaban orang yang tidak bersalah atas perbuatan orang lain," tegas Qazwini melalui pesan teks. Insiden ini mengingatkan pentingnya dialog antaragama dan penguatan keamanan bersama.