News

Shopee Akui Krisis Ojol: Pesanan Melonjak, Mitra Pengemudi Berkurang

Ujang Trisno Ujang Trisno 13 Mar 2026 08:34 145 Views
Shopee Akui Krisis Ojol: Pesanan Melonjak, Mitra Pengemudi Berkurang

Shopee Akui Krisis Ojol: Pesanan Melonjak, Mitra Pengemudi Berkurang

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Platform e-commerce Shopee mengakui adanya penurunan jumlah mitra pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Jabodetabek menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026. Pengakuan ini disampaikan menanggapi ramainya keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan layanan ojol dalam beberapa pekan terakhir.

Penyebab Krisis Ojol

Head of Corporate Affairs Shopee Indonesia, Satrya Pinandita, menjelaskan fenomena ini terjadi karena dua faktor utama. Pertama, terjadi lonjakan volume pesanan di layanan on-demand dan pengiriman cepat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan.

Kedua, terjadi penurunan ketersediaan mitra pengemudi yang signifikan. "Pola ini terjadi secara merata pada mitra logistik yang menyediakan layanan instant dan same day delivery," ujar Satrya dalam keterangan resminya, Kamis (12/3/2026).

Faktor cuaca juga turut memengaruhi kondisi ini. Proses penjemputan paket menjadi lebih menantang pada hari-hari dengan curah hujan tinggi, yang berdampak pada kondisi lalu lintas dan mobilitas pengemudi.

Dampak di Berbagai Wilayah

Penurunan ketersediaan mitra pengemudi paling terasa di wilayah Jabodetabek. Satrya mengungkapkan, banyak mitra pengemudi yang telah pulang kampung menjelang Lebaran, khususnya mereka yang biasa beroperasi di kota-kota besar.

Sementara itu, kondisi di luar Jabodetabek relatif lebih stabil. Perbedaan ini menciptakan ketimpangan layanan yang cukup signifikan antara wilayah metropolitan dan daerah lainnya.

Mitra pengemudi yang masih bekerja juga melaporkan peningkatan permintaan pengantaran yang cukup tinggi. Mereka harus menangani lebih banyak pesanan dengan jumlah pengemudi yang terbatas.

Langkah Antisipasi Shopee

Shopee telah mengambil langkah proaktif untuk mengatasi kendala ini. Sejak pekan lalu, platform tersebut telah menyampaikan informasi melalui aplikasi kepada pembeli dan penjual terkait potensi penyesuaian waktu layanan.

"Pengguna dapat memantau proses pengiriman dengan lebih baik dan menyesuaikan pengiriman sesuai kebutuhan," jelas Satrya. Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan pengiriman barang dengan lebih matang.

Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan mitra logistik untuk meminimalkan dampak dari ketidakseimbangan antara permintaan dan pasokan pengemudi ini. Shopee berharap kondisi akan kembali normal setelah periode Lebaran usai.

Fenomena serupa ternyata juga terjadi pada tahun 2025 lalu, menunjukkan bahwa pola ini bersifat musiman dan berulang setiap tahun menjelang hari raya keagamaan besar. Masyarakat diharapkan dapat memahami kondisi ini dan melakukan perencanaan pengiriman lebih awal untuk menghindari kendala di masa puncak seperti sekarang.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar Arsitektur Web di PT Javas Corner Media | Cyber Security di PT Cyber Security Internasional | Kontributor Riset Data Cyber Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#Shopee #krisis ojol #ojek online #Idul Fitri #Jabodetabek

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mahasiswa S-2 Unpam Edukasi Keamanan Digital untuk 118 Siswa SMK di Depok

Thumbnail

TASPEN Perkuat Keamanan Digital, Lindungi Data Peserta dengan Sistem Berlapis

Thumbnail

Dudung Sebut Kedaulatan Digital Kini Jadi Penentu Keamanan Nasional

Thumbnail

Privy Terapkan Keamanan Digital Sejak Tahap Awal, Bukan Sekadar Tambalan

Thumbnail

AI Temukan Celah PHP yang Sebabkan Situs Pemerintah Dunia Lumpuh Sementara

Thumbnail

Pengelola Website Diminta Segera Tambal Celah PHP2Shell, Ini Langkahnya

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner