Technologi

Sungai Eufrat dan Tigris Mengering 2040, Nabi Muhammad Sudah Peringatkan

Raka Pratama Raka Pratama 03 Apr 2026 09:24 72 Views
Suasana Sungai Tigris di Baghdad Irak yang terdampak kekeringan parah

Suasana Sungai Tigris di Baghdad Irak yang terdampak kekeringan parah

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Sungai Eufrat dan Tigris, dua sungai yang menopang peradaban kuno Mesopotamia, diprediksi mengering sepenuhnya pada 2040. Kementerian Sumber Daya Air Irak melaporkan ancaman ini akibat perubahan iklim dan penurunan permukaan air drastis, mengonfirmasi peringatan Nabi Muhammad SAW dalam hadis tentang tanda kiamat.

Sejarah dan Pentingnya Sungai

Eufrat dan Tigris mengalir sepanjang 2.800 kilometer melintasi Turki, Suriah, dan Irak. Keduanya bertemu di Shatt al-Arab sebelum bermuara di Teluk Persia.

Wilayah di antara sungai-sungai ini dikenal sebagai Mesopotamia, tempat lahirnya kota-kota pertama seperti Uruk dan Babilonia. Arkeolog menyebutnya sebagai "tempat peradaban manusia dimulai".

Sistem sungai ini menyediakan air untuk pertanian, industri, dan kebutuhan sehari-hari. Kesuburannya mendukung kehidupan selama ribuan tahun.

Ancaman Kekeringan 2040

Laporan resmi pemerintah Irak tahun 2021 memproyeksikan Eufrat dan Tigris akan kehilangan aliran air sepenuhnya dalam 16 tahun. Penelitian menunjukkan beberapa faktor penyebab:

  • Perubahan iklim global meningkatkan suhu dan mengurangi curah hujan
  • Pengelolaan air yang tidak berkelanjutan di negara-negara hulu
  • Peningkatan penggunaan air untuk pertanian dan industri

Data satelit mengungkapkan fakta mengkhawatirkan. Antara 2003 dan 2013, 144 kilometer kubik air tawar menghilang dari sistem sungai.

Aliran air telah berkurang hampir 50% dalam beberapa dekade terakhir. Kekeringan panjang semakin memperparah kondisi ini.

Data Penurunan Air

Penelitian ilmiah menunjukkan tren penurunan yang konsisten:

  1. Permukaan air turun rata-rata 1,5 meter per tahun sejak 2000
  2. Daerah aliran sungai menyusut 30% dalam 20 tahun
  3. Kualitas air memburuk karena konsentrasi garam meningkat

Dampak bagi Masyarakat

Sekitar 60 juta orang bergantung pada sistem sungai Eufrat-Tigris untuk bertahan hidup. Mayoritas berada di Irak dan Turki.

Petani kehilangan mata pencaharian karena lahan pertanian mengering. Hasil panen gandum dan kurma menurun drastis dalam lima tahun terakhir.

Kota-kota besar seperti Baghdad dan Mosul menghadapi krisis air bersih. Pemerintah terpaksa membatasi pasokan air untuk rumah tangga.

Konflik memperebutkan sumber air semakin sering terjadi antar wilayah. Ketegangan meningkat antara komunitas yang bergantung pada sungai yang sama.

Peringatan Nabi Muhammad

Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat mengering dan menyingkap gunung emas sehingga manusia menjadi saling berperang dan saling membunuh untuk mendapatkannya."

Ulama menafsirkan hadis ini sebagai peringatan tentang eksploitasi berlebihan terhadap sumber daya alam. Kekeringan Eufrat dianggap sebagai tanda akhir zaman.

Banyak komunitas Muslim di Irak melihat kondisi saat ini sebagai penggenapan nubuat. Mereka mengaitkan krisis air dengan pesan spiritual tentang pelestarian lingkungan.

Pemimpin agama menyerukan konservasi air sebagai bagian dari ibadah. Mereka mengingatkan bahwa menyia-nyiakan sumber daya alam bertentangan dengan ajaran Islam.

Prediksi mengeringnya Eufrat dan Tigris pada 2040 mengingatkan dunia tentang urgensi aksi iklim. Solusi berkelanjutan diperlukan untuk menyelamatkan sumber kehidupan 60 juta orang dan warisan peradaban manusia yang tak ternilai.

Raka Pratama

// Verified Author

Raka Pratama

Staff Redaksi

Meliput berita harian dan pembaruan industri IT di Indonesia.

▸ TAG TOPIK

#sungai eufrat #sungai tigris #perubahan iklim #krisis air #irak

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner