JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Penumpang maskapai Super Air Jet rute Pekanbaru (PKU) menuju Jakarta (CGK) meluapkan kemarahan di media sosial setelah jadwal penerbangan mereka di-delay tiga kali beruntun tanpa kepastian yang jelas. Insiden ini terjadi di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, pada Jumat (21/8/2026), dan memicu gelombang kritik terhadap layanan maskapai.
Akun Threads @mpradikaikbalf mengunggah kekecewaannya secara viral, menceritakan bagaimana penumpang dipaksa menunggu berjam-jam tanpa solusi dari pihak maskapai. "Kacau‼ Super Air Jet delay (Pekanbaru - Jakarta) penumpang dipaksa ngasih pengertian kepada pihak maskapai sementara maskapai tidak menoleransi apapun urgensi para penumpang untuk berangkat, gaada solusi, penumpang hanya disuruh menunggu," tulisnya dalam unggahan yang beredar luas.
Kronologi Delay Beruntun
Pesawat yang dijadwalkan terbang pukul 13.15 WIB pertama kali diundur menjadi 14.55 WIB tanpa penjelasan rinci. Penumpang kembali kecewa saat jadwal diundur lagi menjadi 16.40 WIB, dan hingga pukul 17.10 WIB, mereka masih terlunta-lunta di ruang tunggu.
Banyak penumpang yang memiliki urusan penting di Jakarta, seperti pertemuan bisnis, agenda keluarga, atau keperluan mendesak lainnya, merasa dirugikan oleh ketidakpastian ini. "Kami tidak mendapat informasi yang jelas, hanya disuruh menunggu terus," keluh salah seorang penumpang yang enggan disebut namanya.
Dampak pada Penumpang
Keterlambatan ini memicu emosi penumpang yang sudah menunggu lebih dari empat jam. Beberapa di antaranya terlihat berdebat dengan petugas maskapai di ruang tunggu, namun tidak ada solusi konkret yang ditawarkan.
Aturan Hak Kompensasi Penumpang
Merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. PM 89 Tahun 2015 tentang Penanganan Keterlambatan Penerbangan, maskapai wajib memberikan kompensasi bertahap sesuai durasi delay. Berikut rinciannya:
| Durasi Delay | Kompensasi |
|---|---|
| 30 - 60 menit | Minuman ringan (soft drink) |
| 61 - 120 menit | Minuman dan makanan ringan (snack box) |
| 121 - 180 menit | Minuman dan makanan berat (heavy meal) |
| 181 - 240 menit | Minuman, makanan ringan, dan makanan berat |
| Lebih dari 240 menit (4 jam) | Uang tunai Rp300.000 atau voucher |
| Lebih dari 6 jam | Opsi pengalihan penerbangan, full refund, akomodasi hotel, dan transportasi darat |
Berdasarkan tabel di atas, kompensasi tertinggi adalah uang tunai Rp300.000 atau voucher untuk delay lebih dari 4 jam, sementara terendah adalah minuman ringan untuk delay 30-60 menit. Total kompensasi yang mungkin diterima penumpang bervariasi tergantung durasi delay.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen Super Air Jet belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti keterlambatan beruntun tersebut. Para penumpang berharap maskapai segera memberikan kejelasan dan memenuhi hak-hak mereka sesuai peraturan yang berlaku.