Megapolitan

Tarif Parkir Jakarta Naik: Motor Rp 15.000, Mobil Rp 60.000

Ujang Trisno Ujang Trisno 21 Aug 2026 18:32 8 Views
Tarif Parkir Jakarta Naik: Motor Rp 15.000, Mobil Rp 60.000

Tarif Parkir Jakarta Naik: Motor Rp 15.000, Mobil Rp 60.000

JAVASCORNER.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana menaikkan tarif parkir kendaraan bermotor. Rencana ini tengah dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, dengan kisaran tarif untuk sepeda motor mencapai Rp 15.000 per jam dan mobil Rp 60.000 per jam.

Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Jupiter, mengungkapkan bahwa besaran tarif tersebut masih dalam pembahasan di Bapemperda. Ia menyebut tarif yang dibahas adalah ambang batas bawah dan batas atas. "Pembahasan di Bapemperda masih membahas mengenai berupa tarif ambang batas bawah dan batas atas," kata Jupiter saat dihubungi, Jumat (21/8/2026).

Zonasi Tarif Parkir

Tarif parkir nantinya akan dibedakan berdasarkan zonasi. Artinya, setiap kawasan bisa memiliki tarif parkir yang berbeda. Jupiter menyebut kawasan seperti SCBD, Senopati, Kemang, Pantai Indah Kapuk (PIK), Gunawarman, Menteng, dan Pondok Indah akan memiliki tarif parkir lebih mahal. Alasannya, kawasan tersebut dinilai memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

Sebaliknya, tarif parkir di wilayah pinggiran Jakarta akan lebih rendah dan disesuaikan dengan kondisi masing-masing kawasan. Hal ini diharapkan dapat mengakomodasi daya beli masyarakat di berbagai wilayah.

Rincian Tarif Berdasarkan Zonasi

Berikut adalah gambaran tarif parkir yang sedang dibahas, dengan asumsi tarif tertinggi untuk kawasan premium:

No Kawasan Motor (per jam) Mobil (per jam)
1 SCBD, Senopati, Kemang, PIK, Gunawarman, Menteng, Pondok Indah Rp 15.000 Rp 60.000
2 Kawasan Bisnis Lainnya Rp 10.000 Rp 40.000
3 Kawasan Pinggiran Rp 3.000 Rp 6.000

Dari tabel di atas, terlihat bahwa tarif tertinggi berada di kawasan premium, mencapai Rp 15.000 untuk motor dan Rp 60.000 untuk mobil. Sementara tarif terendah ada di kawasan pinggiran, yaitu Rp 3.000 untuk motor dan Rp 6.000 untuk mobil. Total rata-rata tarif yang dibahas menunjukkan kenaikan signifikan dibanding tarif saat ini.

Penolakan dari DPRD

Menariknya, Jupiter justru menolak rencana kenaikan tarif parkir tersebut. Menurutnya, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak seharusnya dilakukan dengan menambah beban masyarakat melalui kenaikan tarif parkir. Ia menegaskan bahwa DPRD akan mengkaji ulang usulan ini agar tidak memberatkan warga.

Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga pernah menyampaikan rencana serupa. Namun, penolakan dari DPRD menunjukkan adanya resistensi terhadap kebijakan yang dinilai kurang berpihak pada rakyat kecil.

Dampak bagi Masyarakat

Jika kenaikan tarif parkir ini benar-benar diterapkan, masyarakat akan merasakan dampaknya, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi yang sering beraktivitas di kawasan premium. Biaya parkir yang tinggi dapat memengaruhi pengeluaran harian, terutama bagi pekerja kantoran dan pelaku usaha.

Di sisi lain, kenaikan tarif parkir juga dapat mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi umum. Namun, hal ini perlu diimbangi dengan perbaikan layanan transportasi publik agar masyarakat semakin nyaman.

Jupiter juga menyebut bahwa tarif parkir bisa saja mengalami kenaikan berkala setiap tahun. "Setiap tahun akan ada kenaikan," ujarnya. Hal ini tentu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat yang setiap hari harus merogoh kocek untuk biaya parkir.

Rencana kenaikan tarif parkir di Jakarta ini masih dalam tahap pembahasan. Keputusan final akan diambil setelah melalui kajian mendalam dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Semoga kebijakan yang diambil nantinya dapat menyeimbangkan antara kebutuhan PAD dan daya beli masyarakat.

Ujang Trisno

// Verified Author

Ujang Trisno

Founder & Technical Director

Pakar arsitektur web dan sistem keamanan digital di Javas Corner Media.

▸ TAG TOPIK

#tarif parkir #Jakarta #kenaikan #DPRD #transportasi

Kotak Diskusi.

Belum ada percakapan. Mulailah diskusi!

Artikel Terbaru Lainnya

Thumbnail

Mentan Arman Murka, Petani di Banggai Diduga Diminta Mahar Rp150 Juta demi Bantuan Kementan

Thumbnail

Viral Diduga Aksi Arogan Pria Berbaju Merah Bentak Wisatawan di Stasiun Gambir

Thumbnail

Ruben Onsu Buka Suara soal Betrand Peto yang Diduga Terlibat Kasus TPKS, Minta Publik Tak Berspekulasi

Thumbnail

Curhat Guru di Sleman, Korban Dugaan Keracunan MBG Mengaku Tanggung Pengobatan Sendiri

Thumbnail

Viral YouTuber Inggris Keluhkan Harga Nasi Goreng dan Bir Rp240 Ribu di Indonesia

Thumbnail

Dedi Mulyadi Berduka atas Kepergian Penyanyi Kanaya Whu: Surga Untukmu, Teh

Telah Dipercaya & Bekerja Sama Dengan

Kominfo Partner Partner Partner Partner Tripay Partner Interactive Partner Partner